Manado Sulawesi Utara
Jalan di Mapanget Ambruk, PUPR Manado Mulai Lakukan Pengukuran, Ini Komentar Warga
Dinas PUPR Manado mulai mengukur di lokasi jalan ambruk di Kecamatan Mapanget. Warga menilai pemerintah lambat.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Isvara Savitri
Bukan cuma itu, jalan yang ambruk di Kecamatan Mapanget juga sering dilalui oleh para petani.
"Jika petani harus memutar jalan, maka butuh waktu yang lama. Jika mereka tak berkebun maka akan berdampak pada penghasilan mereka," kata dia lagi.
Sebelumnya diketahui, sebanyak dua titik jalan ambruk terjadi di Kelurahan Kima Atas, Kecamatan Mapanget, Kota Manado.
Dua titik jalan ambruk ini memutus akses dari Kecamatan Mapanget menuju Kecamatan Bunaken.
Selain itu, dari amatan Tribunmanado.co.id, salah satu jalan ambruk tersebut kini jadi aliran sungai.
Baca juga: Profil Polisi, Komandan Angki Kembali, Tindak Tegas Kejahatan Jalanan di Bitung Sulawesi Utara
Baca juga: Jalan Ambruk di Mapanget Disorot Anggota DPRD Manado, Arthur Rahasia Minta Pemkot Segera Perbaiki
Ambruknya jalan di Kecamatan Mapanget ini sudah terjadi sejak akhir Januari 2023.
Pada saat itu, hujan lebat yang melanda kota Manado tak hanya mengakibatkan jalan ambruk.
Tapi ada juga peristiwa seperti longsor hingga banjir.
Putusnya akses jalan ini ikut dikeluhkan oleh warga.
Michel Watugigir, salah satu warga, mengaku jika mereka tak bisa pergi ke kebun pasca akses jalan tersebut putus.
"Karena akses terdekat adalah ikut jalan itu. Tapi karena sekarang sudah putus maka tak bisa lagi ke kebun," kata dia.
Ia berharap agar pemerintah secepatnya memperbaiki akses jalan tersebut.
"Harapan kami secepatnya diperbaiki. Karena ini akses jalan kami ke kebun dan banyak warga dari Bunaken dan Tuminting yang ikut jalan ini ke bandara," tegas dia.(*)
Baca berita lainnya di: Google News.
Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Foto-Dokumentasi-Tribun-Manado-Nielton-DuradoCaption-Dinas-PUPR-Manado-yang-turun.jpg)