Bolmong Sulawesi Utara
Bolmong Sulawesi Utara Alami Kenaikan Inflasi Selama 2 Tahun
Sepanjang tahun 2021 hingga 2022, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) mengalami inflasi
Penulis: Sujarpin Dondo | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sepanjang tahun 2021 hingga 2022, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) mengalami inflasi, Senin (13/03/2023).
Hal ini di utarakan Sekretaris Daerah (Sekda) Tahlis Gallang dalam forum konsultasi penyusunan awal RKPD Bolmong tahun 2024.
"Inflasi Kabupaten Bolmong pada 2022 yakni 6.03 persen," ucapnya.
Tahlis menjelaskan tentunya angka persentasi ini dinilai naik dari tahun sebelumnya.
"Untuk tahun 2021, presentadi inflasi 2,51 atau lebih rendah dari tahun 2022," ucapnya.
Sedangkan dari segi pertumbuhan ekonomi, Bolmong pada tahun 2022 berada di 5,35 persen.
"Tahun 2018 pertumbuhan ekonomi Bolmong mencapai 7,24 persen, tahun 2019 yakni 7,89 persen, tahun 2020 turun 0,98, lalu naik lagi pada 2021 dengan 3,57 persen lalu terakhir 2022 berada di 5,35 persen," jelas Tahlis.
Dari sini kita dapat melihat bahwa anggaran terbesar bisa kita ketahui berada dimana.
"Misalnya untuk menekan inflasi tentu Pemkab mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan serta program Marijo Bakobong.
"Kami juga harus terus selalu turun ke pasar menjaga kestabilan pasukan pangan terutama di Kabupaten Bolaang Mongondow," tandasnya.
Baca berita lainnya di: Google News.
Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.
Baca juga: Aniaya dengan Senjata Tajam, Reihan Kamalo Diringkus Polsek Wori Minut Sulawesi Utara
Baca juga: Pemkab Bolmong Gelar Forum Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan Awal RKPD
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Sekda-Bolmong-Tahlis-Gallang-SIP-MM-saat-memberikan-pemaparanfhfghgfhfh.jpg)