Prakiraan Cuaca
Peringatan Dini Besok Senin 6 Maret 2023, Info BMKG 27 Wilayah Waspada Potensi Cuaca Ekstrem
Simak prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk besok di sejumlah wilayah Indonesia.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Simak prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk besok di sejumlah wilayah Indonesia.
Berdasarkan BMKG, ada wilayah yang diperkirakan berpotensi terjadi cuaca ekstrem.
Cek apakah wilayah Anda mengalami potensi cuaca ekstrem besok.
Peringatan dini besok Senin 6 Maret 2023.
Baca juga: LIVE STREAMING Barcelona vs Valencia di Liga Spanyol, Tayang Malam Ini Pukul 22.15 WIB
Baca juga: Gempa Terkini Siang Ini Minggu 5 Maret 2023, Baru Saja Guncang di Laut, Info BMKG Magnitudonya
BMKG telah merilis peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, Senin (6/3/2023).
Dilansir TribunWow.com dari BMKG, berikut rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:
BMKG mengatakan, terdapat pusat tekanan rendah terpantau di Australia bagian utara yang menginduksi peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 kt (low level jet) memanjang di Kep.Aru-Tanimbar, Laut Banda, Laut Aru, Papua bagian selatan dan Laut Arafuru dan daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di NTT, dan Laut Sawu Selatan.
Kondisi tersebut, menurut BMKG, mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut di sekitar pusat tekanan rendah dan di sepanjang daerah low level jet dan konvergensi tersebut.
Sirkulasi siklonik terpantau di Selat Karimata dan Samudera Hindia Barat Aceh yang membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) dari Laut Cina Selatan hingga Kepulauan Riau, dari Riau hingga Jambi serta dari Selat Karimata hingga Kalimantan Barat Bagian Utara, serta dari Selat Malaka hingga perairan Barat Aceh.
Daerah konvergensi juga terpantau memanjang dari Samudera Hindia Barat Daya Lampung hingga Lampung, dari Selatan Samudera Hindia Barat Daya Banten hingga Jawa Timur.
Dari Kalimantan Selatan hingga Sulawesi Barat, dari Sabah hingga Laut Sulawesi, dari Laut Maluku hingga Pulau Seram, dan dari Papua Barat hingga Papua bagian Tengah.
Serta daerah pertemuan angin (konfluensi) dari Laut Flores, NTT, Laut Sawu, Laut Banda, Laut Aru, dan Papua Bagian Selatan.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:
Aceh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-cuaca-ekstrem-hujan-petir-dan-angin-kencang.jpg)