Minut Sulawesi Utara
Anggota DPRD Minut Efendi Moha Terus Dukung Tradisi Lokal Pacuan Roda Sapi
Pacuan roda sapi masih terus dilestarikan di Minut. Efendi Moha berharap tradisi ini terus dilakukan masyarakat.
Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNMANADO.CO.ID, MINUT - Pacuan roda sapi atau karapan sapi adalah salah satu tradisi lokal yang terus dipelihara oleh masyarakat di Minahasa Utara.
Kali ini pacuan roda sapi digelar di Arena Desa Kolongan, Kalawat, Minut, Sulawesi Utara.
Pacuan roda sapi ini digelar sejak Selasa (28/2/2023)-Sabtu (4/3/2023).
Dari amatan tribunmanado.co.id saat babak final, ratusan masyarakat memadati arena yang berada di Desa Kolongan ini.
Bahkan, tempat parkir kendaraan roda dua dan roda empat sangat padat.
Pacuan roda sapi ini diikuti puluhan peserta.
Lomba pacuan sapi ini ada beberapa kriteria, yaitu jarak 100, 150, 200, dan 250 meter.
Peserta yang ikut jika mendapat juara ada hadiah bendera, tropi, dan uang tunai.
Begitu juga juara umum sudah disiapkan hadiah tropi dan uang tunai dari panitia.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Minut yang sudah masuk kalender event tahunan, bekerja sama dengan Persatuan Roda Sapi atau Pordasap.
Baca juga: Polisi Amankan 3 Tersangka Pengeroyokan di Pertokoan Amurang Minsel Sulawesi Utara
Baca juga: Chord Gitar dan Lirik Lagu Aku dan Dia - Adista: Terasa Indah saat Bersamamu
Suskesnya pacuan roda sapi ini tak lepas dari dukungan tokoh masyarakat yang juga ketua pengurus arena di Desa Kolongan ini yaitu Efendi Moha.
Efendi Moha yang juga Anggota DPRD Minut, terus mendukung hobi masyarakat Minut itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Pacuan-roda-sapi-di-Desa-Kolongan-Kalawat-Minahasa-Utara-Sulawesi-Utara-Sabtu-432023.jpg)