Rabu, 27 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bitung Sulawesi Utara

Lagu Vaya Con Dios Iringi Keberangkatan MV Arcadia dari Kota Bitung

Lagu Vaya Con Dius mengantarkan kepergian kapal pesiar MV Arcadia, pada Kamis (2/3/2023).

Tayang:
tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
Lagu Vaya Con Dius mengantarkan kepergian kapal pesiar MV Arcadia, pada Kamis (2/3/2023). 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Lagu lawas berjudul Vaya Con Dios menggema di terminal penumpang, pelabuhan Samudera Bitung, Sulawesi Utara.

Lagu Vaya Con Dius mengantarkan kepergian kapal pesiar MV Arcadia, pada Kamis (2/3/2023).

Lautan menusia di lantai 2 dan 1, terminal penumpang Pelabuhan Samudera Bitung turut mengantarkan kepergian MV Arcadia.

Bahkan, ratusan orang mengikuti iringan lagu Vaya Con Dios sambil melambaikan tangan ke arah turis di atas kapal itu dan menyalakan lampu HP.

Sejumlah penumpang di atas kapal juga membalas lambaian tangan itu, dan ikut menyalakan lampu HP mereka.

Kepergian kapal yang angkut ribuan turis dari berbagai negara itu, makin gempar ketika ada tarian ampa wayer dan masamper spontanitas.

Dari pemerintah Kota Bitung, Satpol PP, Dinas Perhubungan Kota Bitung serta instansi kepelabuhan lainnya.

Diiringi lagu remix masamper, mereka menari ampa wayer dan masamper di dermaga pelabuhan Samudera Bitung.

Menurut Rinja dan Gerry MV Arcadia, dari Inggris merasa sangat senang dan luar biasa atas penyambutan dari warga Kota Bitung.

Mereka menilai, banyak orang yang menyambut kedatangan mereka membuat senang.

"Ini sangat fantastis. Mereka sangat bersahabat dan baik. Dimanapun kami berada mereka benar-benar menyapa kami dengan ramah," kata Gerry dan Ranji di pelabuhan Bitung.

Secara khusus keberadaan anak-anak, begitu memukau para turus.

"Kami bahkan memberi mereka beberapa permen dan cake (kukis) dan mereka sangat menyukainya," tambahnya.

Kota Bitung, adalah kota pertama di Indonesia yang mereka kunjungi. 

Setelah dari Bitung, mereka akan pergi sebentar malam kemudian melanjutkan perjalanan ke Filipina. 

Kapal  akan membawa mereka ke Amerika, Meksiko dan Hawai kemudian New Zealand, Australia dan lainnya.

"Jika ada satu hari nanti, diberi waktu atau kesempatan datang kembali ke Bitunf.

Tentu saja kami akan datang kembali. Mungkin ditahun 2025 nanti kita akan bertemu lagi," tandasnya. (crz)

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved