Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut Tadi Pukul 06.43 WIB, Seorang Kakek Tewas, Korban Hendak Antar Cucu Sekolah

Terjadi kecelakaan maut di Jalan Sukowati, Kampung Ngrandu, Kelurahan Nglorog, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada hari ini Selasa.

Istimewa/Handout
Ilustrasi kecelakaan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Sukowati, Kampung Ngrandu, Kelurahan Nglorog, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada hari ini Selasa pagi.

Kecelakaan itu melibatkan kendaraan sepeda motor yang mengalamu kecelakaan.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang kakek tewas.

Baca juga: Gempa Terkini Siang Ini Selasa 28 Februari 2023, Baru Saja Guncang Jawa Timur, Berikut Info BMKG

Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 05.00 WIB, Seorang Pemotor Roda 3 Tewas Terseret 30 Meter, Sopir Bus Kabur

Proses evakuasi korban kecelakaan di di Jalan Sukowati, Kampung Ngrandu, Kelurahan Nglorog, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen, tepatnya di barat Batas Kota Pilangsari, Selasa (28/2/2023).
Proses evakuasi korban kecelakaan di di Jalan Sukowati, Kampung Ngrandu, Kelurahan Nglorog, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen, tepatnya di barat Batas Kota Pilangsari, Selasa (28/2/2023). (TribunSolo.com/Dok PMI)

Kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.

Untuk itu diimabu agar selalu waspda dan ekstra hati-hati ketika berkendara di jalan raya.

Baik bagi pengendara motor maupun pengemudi mobil patutnya selalu konsentrasi saat berkendara.

Kecelakaan maut kembali terjadi di Kabupaten Sragen, Selasa (28/2/2023) pukul 06.43 WIB.

Kecelakaan di batas Kota Pilangsari di Jalan Sukowati, Kampung Ngrandu, Kelurahan Nglorog itu membuat Mardimin (71), warga Kecamatan Ngrampal menghembuskan napas.

Sedangkan penumpang motor tersebut, TV (12) dalam kondisi selamat.

Sang kakek tengah mengantarkan cucunya berangkat sekolah.

Kanit Gakum Satlantas Polres Sragen Ipda Irwan Marvianto, membenarkan kejadian tersebut.

"Benar, baru olah TKP," terang dia kepada TribunSolo.com.

Adapu korban Mardimin luka-luka di antaranya perdarahan hidung dan mulut, sobek bibir atas dan bawah kurang lebih 5 cm.

Sementara itu, kondisi bocah tidak apa-apa, tetapi hanya mengeluh pusing, mengalami luka lecet pada pungung tangan kanan dan kiri.

Kecelakaan lainnya

Kecelakaan lalu lintas yang sampai merenggut nyawa manusia terjadi di Mojokerto pada Senin (27/2/2023).

Kecelakaan maut itu terjadi di Jalan Raya Desa Jatilangkung, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Senin (27/2/2023).

Karyawan pabrik di Mojokerto bernama Suparni (53) warga Desa Modopuro, Kecamatan Mojosari yang mengendarai motor Honda Vario S 6529 NAP, tewas seketika.

Dari informasi yang dihimpun kecelakaan itu bermula saat korban seorang diri melaju beriringan dengan istrinya dari utara (Mojosari) hendak berangkat bekerja di Desa Sampangagung, Kecamatan Kutorejo.

Setibanya di lokasi korban berupaya menyalip dari sisi kanan kendaraan truk yang melaju di depannya.

Dalam posisi menyalip tiba-tiba kendaraan oleng ke kanan sehingga korban terjatuh.

Nahas dari arah berlawanan muncul sepeda motor Supra AG 4527 B yang dikendarai Sakti Dirjo (49) warga Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

"Korban kurang bisa mengendalikan laju kendaraan dan terjatuh bersamaan melaju sepeda motor dari arah berlawanan karena jarak sudah dekat sehingga terjadi kecelakaan," ucap Kanit Gakkum Polres Mojokerto, Iptu Wihandoko, Senin (27/2/2023).

Wihandoko menyebut korban mengalami luka parah di bagian kepala hingga meninggal seketika di lokasi kejadian.

Istri korban yang mengendarai motor di belakangnya tak kuasa menahan tangis saat melihat suaminya tak bernyawa.

Ia langsung memeluk jenazah suaminya dan menghubungi keluarga atas musibah kecelakaan tersebut.

"Jenazah korban dievakuasi ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari untuk kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan di Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto," jelasnya.

Menurut dia, penyebab kecelakaan hingga merenggut satu korban jiwa ini diduga akibat kelalaian (Human error).

Pihaknya mengimbau pengguna jalan terutama pengendara motor supaya lebih berhati-hati saat hendak mendahului kendaraan di depannya untuk mencegah terjadinya fatalitas kecelakaan.

"Penyebab kecelakaan karena faktor manusia diduga korban pengendara motor saat mendahului kurang hati-hati dan konsentrasi sehingga menyebabkan kecelakaan," pungkasnya.

(TribunSolo.com/TribunJakarta.com)

Baca Berita Tribun Manado di sini

Berita Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

Tayang di TribunSolo.com dan TribunJakarta.com

Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved