Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut Pukul 05.00 WIB, Seorang Pemotor Roda 3 Tewas Terseret 30 Meter, Sopir Bus Kabur

Terjadi kecelakaan maut di Jalan Pantura, Jalan Dr Cipto Mangunkusumo, Kota Tegal, Jawa Tengah pada kemarin hari Senin pagi.

Satlantas Polres Tegal Kota
Sepeda motor roda tiga yang mengalami tabrak lari di Jalan Dr Cipto Mangunkusumo, Kota Tegal, Senin (27/2/2023). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Pantura, Jalan Dr Cipto Mangunkusumo, Kota Tegal, Jawa Tengah pada kemarin hari Senin pagi.

Kecelakaan itu melibatkan kendaraan bus dengan sepeda motor.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang pengendara motor tewas.

Baca juga: Gempa Bumi Terkini Selasa 28 Februari 2023, Pusat Guncangan di Laut, Berikut Info BMKG

Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 09.30 WIB, 1 Tewas Seusai 2 ASN Alami Tabrakan, Mobil Xpander Tabrak Motor CBR

Sepeda motor roda tiga yang mengalami tabrak lari di Jalan Dr Cipto Mangunkusumo, Kota Tegal, Senin (27/2/2023).
Sepeda motor roda tiga yang mengalami tabrak lari di Jalan Dr Cipto Mangunkusumo, Kota Tegal, Senin (27/2/2023). (Satlantas Polres Tegal Kota)

Kecelakaan merupakan suatu insiden yang tidak diinginkan semua orang.

Untuk itu diimbau agar selalu berhati-hati dan waspada ketika berkendara baik untuk pengemudi mobil maupun pengendara sepeda motor.

Tabrak lari antara sepeda motor roda tiga dan bus besar tak dikenal terjadi di Jalan Pantura, Jalan Dr Cipto Mangunkusumo, Kota Tegal, Senin (27/2/2023).

Lokasi tepatnya berada di seberang SDN Kaligangsa 1 Kota Tegal.

Waktu kejadian sekira pukul 05.00 WIB.

Akibat tabrak lari tersebut, SG (42) pengemudi sepeda motor roda tiga bermerk Tossa dengan nomor polisi G 5127 QJ meninggal dunia di TKP.

Korban merupakan petani yang beralamat di Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes.

Saat dikonfirmasi, Kasatlantas Polres Tegal Kota AKP Mustakim, membenarkan kecelakaan lalu lintas tabrak lari tersebut.

Kronologis kejadian bermula saat SG mengendarai Tossa dan sedang melaju dari arah barat ke timur.

Lalu dari arah belakang tiba-tiba ada bus yang menabrak.

"Akibat tabrakan tersebut, Tossa yang dikendarai SG terdorong sekira 20-30 meter hingga susah dikendalikan.

Hingga menabrak tiang provider telekomunikasi," katanya saat dikonfirmasi tribunjateng.com.

AKP Mustakim mengatakan, pengemudi Tossa yang berinisial SG meninggal dunia akibat luka berat di bagian kepala.

Penumpang Tossa yang berinisial RH (37) selamat.

Sementara kendaraan penabrak, bus besar tak dikenal langsung kabur.

"Setelah mendapat laporan, anggota mendatangi lokasi untuk olah TKP.

Korban langsung kami bawa ke RUSI Harapan Anda Tegal," ungkapnya.

Tips Hindari Kecelakaan di Jalan

Meski telah berhati-hati, pengemudi mobil harus memahami, bila kecelakaan yang terjadi bisa datang dari kendaraan bermotor lain.

Untuk itu, kita sebagai pengemudi kendaraan wajib mengetahui tanda-tanda dari mobil di sekitar pengguna jalan lain.

Lantas, seperti apa tanda-tanda dari kendaraan lain yang menjadi indikasi kecelakaan?

Dirangkum dari keterangan resmi Auto2000, berikut adalah tanda-tanda sekitar mobil dari pengguna jalan lain yang harus diperhatikan demi keamanan bersama agar terhindar dari kecelakaan:

1. Manuver sembarangan

Masih banyak pengguna kendaraan bermotor yang tidak mau mematuhi aturan lalu lintas sehingga melakukan manuver sembarangan yang berbahaya.

Seperti, pindah lajur tanpa mengindahkan mobil lain di sekitarnya.

Begitu melihat ada yang seperti itu, jangan ragu untuk segera menjaga jarak aman dan tidak terprovokasi oleh tindakan mereka.

2. Melawan arah jalan

Tidak hanya sepeda motor, pemakai mobil pun ada yang nekat melawan arah demi kepentingannya sendiri.

Meskipun salah, namun tetap lebih baik jika Anda tidak terpancing emosinya.

Serta menjaga jarak aman dengan cara menghindar kalau terlihat ada yang melakukan perilaku salah tersebut.

3. Sein kanan padahal belok kiri

Gurauan ini banyak terdengar untuk mengomentari pengguna jalan yang tidak peduli cara memberikan sinyal belok dengan aman.

Alhasil, bukannya menyalakan lampu sein yang sesuai arah, malah abai dan menyalakan lampu sein yang salah, bahkan tidak memberikan isyarat apapun.

Jaga jarak aman kalau Anda menemukan tipe pengemudi seperti ini.

4. Bermain ponsel

Dengan alasan sibuk atau mau tetap eksis di media sosial, beberapa pengemudi tetap bermain ponsel ketika mengemudi mobil.

Padahal perilaku tersebut dapat mendistraksi fokus dan kewapadaan sehingga melakukan tindakan ceroboh, seperti pindah lajur tanpa sadar atau lupa mengerem.

Segera hindari dan beri jarak aman waktu bertemu pengemudi seperti ini.

5. Lampu rem mati

Masih banyak pengemudi yang tidak peduli lampu rem mobilnya berfungsi atau tidak.

Padahal, lampu rem yang mati membuat pengemudi lain tidak tahu kapan mobil atau sepeda motor di depannya mengurangi kecepatan.

Hindari mengikuti dari belakang kendaraan yang lampu remnya mati, seperti dengan pindah lajur atau menyalip kalau aman.

6. Membunyikan klakson seenaknya

Mungkin Anda pernah terganggu oleh pengemudi lain yang menyalakan klaskon tanpa alasan yang jelas, seperti traffic light belum hijau tapi sudah berisik menekan klakson.

Meskipun kesal, tetap kendalikan emosi dan tidak perlu terpengaruh oleh sikap mereka.

Berikan jalan jika memungkinkan dan biarkan mereka melaju sehingga tercipta jarak aman.

(TribunJateng.com/Fajar Bahruddin Achmad)

Baca Berita Tribun Manado di sini

Berita Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

Tayang di TribunJateng.com

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved