Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen, Baca Pengkhotbah 11:5, Rahasia Rahim Perempuan Mengandung
Manusia adalah buatan tangan Tuhan. Itu yah dan amin. Juga alam semesta tempat manusia bermukim, adalah ciptaan-Nya
Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID- Setiap orang punya keistimewaan sendiri saat Tuhan menciptakannya ke dalam dunia.
Tuhan membentuk setiap pribadi berneda dan istimewa mulai dari kandungan seorang perempuan.
Dalam renungan harian kristen kali ini kita akan belajar soal Rahasia Rahim Perempuan Mengandung.
Baca juga: Renungan Harian Kristen, Yohanes 8:32, Kebenaran Allah
Kita bisa membaca kitab Pengkhotbah 11:5 sebagai ayat referensi.
Manusia adalah buatan tangan Tuhan. Itu yah dan amin. Juga alam semesta tempat manusia bermukim, adalah ciptaan-Nya. Termasuk sistem tata Surya dengan segala kesempurnaan karya Allah yang menyertainya, adalah karya agung Allah yang tiada terukur.
Kita tak mampu memahami dengan akal kepikiran kita bagaimana Allah menenun diri kita menjadi manusia seperti ini. Kita tahu bahwa kita terlahir dari rahim seorang perempuan setelah adanya pembuahan spermatozoa (sel telur pria) dengan ovum (sel telur wanita).
Tapi tak ada satupun yang dapat melihat bagaimana proses terjadinya janin calon bayi yang ada dalam rahim kandungan seorang perempuan.
Baca juga: Renungan Harian, 1 Petrus 1:5, Dipelihara dalam Kekuatan Allah
Memang ada alat seperti USG (ultra soni grafi) yang dapat melihat, tapi itu hanya bisa melihat apa yang sudah dihasilkan dari proses karya Allah yang agung. Tapi tidak bisa menyaksikan bagaimana semua proses itu terjadi, dan mengapa Allah memilih kita yang dikandung dan terlahir menjadi manusia.
Padahal, dalam satu kumpulan spermatozoa saja, terdapat sekitar 100 juta sel telur yang berpeluang menjadi manusia. Tetapi, dari 100 juta itu, kitalah yang dipilih menjadi Allah terlahir menjadi manusia. Itupun hanya untuk satu kumpulan sperma saja. Makanya kita adalah orang pilihan dan istimewa.
Proses pemilihan Allah terhadap kita yang mengalahkan hampir 100 juta calon manusia lainnya itu adalah hak Tuhan, yang tidak dapat diketahui dan diintervensi manusia kenapa dan bagaimana kita yang dipilih-Nya.
Itu otoritas atau kedaulatan Allah. Itulah sebabnya Allah sangat mengasihi kita, tetapi kita yang tidak tahu apa-apa, menjadi sombong seakan-akan semua proses yang terjadi karena memang kita layak dan tidak ada campur tangan Tuhan.
Baca juga: Renungan Harian Kristen, Yoel 2:12-13, Transformasi Batin Sejati
Sudah begitu, kemudian kita menilai Allah dengan akal kita. Bahkan tidak dapat dipungkiri, sering kita melawan Allah dengan mengatakan tidak masuk akal, padahal karya Allah memang melampaui akal manusia.
Manusia tak mampu memahami dan menyelami karya Allah yang agung itu. Termasuk juga tak tahu bagaimana Allah memroses kita dalam kandungan ibu kita, membentuk tulang, daging dan semua organ tubuh kita secara sempurna, sehingga kita ada sebagaimana adanya kita saat ini.
Tentang diri kita saja kita tidak tahu bagaimana kita terjadi dan apa yang sudah kita lakukan, apalagi dengan hal-hal lainnya. Memang Allah mengatur semuanya secara luar biasa. Manusia terbatas, karena manusia hanya ciptaan-Nya saja.
Maka, janganlah kita mengambil hak Allah dan bertindak sebagai Allah, namun berlakulah baik sebagai ciptaan-Nya, jangan menyangkali Dia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/renungan-harian-kristen-rahasia-rahim-perempuan-mengandung.jpg)