Manado Sulawesi Utara
Sempat Adu Mulut, Sekretariat Nelayan Aurora di Manado Sulawesi Utara Dirobohkan
Sekretariat Nelayan Aurora di Manado turut dirobohkan Satpol PP Manado. Padahal, bangunan tersebut memiliki izin.
Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pemerintah Kota Manado berencana melanjutkan pembangunan Malalayang Beach Walk (MBW) 2 di Manado, Sulawesi Utara.
Rencana tersebut mulai dieksekusi dengan membongkar bangunan yang berdiri di sepanjang Pantai Malalayang, dari seberang SPBU Malalayang hingga dekat MBW.
Penertiban tersebut dilakukan oleh Satpol PP Kota Manado dikawal TNI dan polisi.
Dengan menurunkan satu alat berat ekskavator, semua bangunan yang berdiri di sebelah kiri jalan raya dirobohkan.
Salah satu yang dirobohkan adalah Sekretariat Nelayan Aurora milik kelompok nelayan Malalayang Dua.
Saat akan dibongkar, sempat terjadi adu mulut antara nelayan dan Satpol PP Manado.
Baca juga: Trah Sang Gladiator Ramaikan Persaingan ke DPRD Sulawesi Utara, Sabrina Sumendap Ikut Jejak Ayah
Baca juga: Kunci Gitar Kecewa - Bunga Citra Lestari Cover Neyl Idol - Chord Dasar
Namun, akhirnya proses pembongkaran tetap berjalan.
Hal tersebut juga dibenarkan oleh Max Tein Bawotong (48) Ketua Nelayan Aurora.
"Sempat adu mulut dengan Satpol PP karena teman-teman tidak terima kalau sekretariat kami dibongkar," kata Max Bawotong kepada tribunmanado.co.id, Rabu (22/2023).
Max Bawotong mengatakan bahwa Sekretariat Nelayan Aurora memiliki izin, tetapi suratnya telah hilang.
"Sebelumnya memang punya izin tetapi seiring pergantian ketua suratnya sudah hilang," ujarnya.
Terpisah, Richard Linelejan, Kabid Penegakkan Peraturang Perundangan Undangan Daerah Satpol PP Manado, mengatakan pembongkaran tersebut sudah sesuai dengan aturan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Ferdi-Guhuhuku-Tribun-Manado-Pembongkaran-Gedung-Sekretariat-Nelayan-Aurora.jpg)