Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gesba

Gereja Segala Bangsa Gelar Rakerda di Amurang Minsel pada 23 - 24 Februari 2023

Gereja Segala Bangsa atau GESBA akan melakukan Rapat Kerja Daerah tahun 2023 di Amurang Minahasa Selatan. 

Editor: Aldi Ponge
Gereja Segala Bangsa atau Gesba
Gereja Segala Bangsa atau Gesba akan melakukan Rapat Kerja Daerah tahun 2023 di Amurang Minahasa Selatan.  

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gereja Segala Bangsa atau Gesba akan melakukan Rapat Kerja Daerah tahun 2023 di Amurang Minahasa Selatan. 

Gereja aliran Kharismatik pimpinan Pdt Ir Jimmy H Tampi MTh sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) GESBA, yang juga sebagai Gembala Sidang GESBA The New Life Jakarta akan menggelar kegiatan tersebut di Hotel Sutan Raja Amurang pada 23 hingga 24 Februari 2023.

Rakerda tersebut akan mengevaluasi pelaksanaan program kerja periode tahun 2021 dan juga akan menyusun dan membahas program kerja untuk satu tahun kedepan tersebut juga akan mengevaluasi pelaksanaan program kerja periode tahun sebelumnya.

Untuk diketahui bahwa Badan Pengurus Daerah (BPD) GESBA saat ini diketuai oleh Pdt Drs Rudy R Rompas MTh, dan Sekretaris Daerah Pdt Hendy Senduk MTh

“Rakerda ini merupakan kegiatan tahunan yang dilakukan setiap awal tahun”, kata ketua peyelenggara Martino C Ratag, SE, ME didamping Panitia Pdt. Hansye Palit sebagai Sekretaris

“Tema Rakerda kali ini diambil dari kitab Ayub 37:5 "He did a great things". Dan akan di buka oleh bapak Bupati Minahasa Selatan, juga terundang Wakil Bupati, Kepala Kantor Kementerian Agama Perwakilan Sulawesi Utara dan Ketua Umum BPP GESBA”, Jelas Martino.

“Adapun Peserta Rakerda adalah seluruh gembala yang ada di Sulawesi Utara, Badan Pengurus Daerah, Badan Pengurus Wilayah dengan jumlah total peserta Rakerda 150 orang," lanjut Martino.

Menurut Martino, Kegiatan yang tetap mengikuti protokol kesehatan ini akan dipertanggung jawabkan pada kegiatan Rapat Kerja Nasional berikutnya.

Diketahui Selama periode Covid kegiatan gereja sempat tergangu dan sejumlah program tidak dapat dilaksanakan sehingga pada tahun ini akan ada sejumlah kegiatan besar yang akan di lakukan di sulawesi utara.

Diketahui,  Gereja Segala Bangsa awal didirikan pada tanggal 20 September 1947 di Makasar oleh Thoeng Goan Soei yang diberi nama Persekutuan Kristen Gereja Segala Bangsa dan diteruskan dengan pendaftaran kembali oleh Pdt. Jantung G.A. dan terdaftar sesuai dengan surat keterangan dari Dirjen Bimas Kristen Protestan No. E/VII/298/1381/74 di Jakarta, 14 Desember 1974.

Tahun 1973 Pdt. Jantung G.A. menugaskan Pdt. Altin Tampi merintis GESBA di dalam dan luar negeri. Tahun 1977 Pdt. W.H. Katuuk dan Pdt. J. H. Waworuntu diterima dan dilantik sebagai Gembala Gesba dan sebagai pengurus Persekutuan Kristen Gesba di Sulawesi Utara.

Perubahan nama Persekutuan Kristen Gereja Segala Bangsa menjadi Gereja Segala Bangsa dengan akta notaris Sitske Limowa, SH., pada tanggal 15 Maret 1988 Nomor 117 telah didaftarkan di Departemen Agama dengan Surat Keputusan Ditjen Bimas Kristen No. 131 tertanggal 7 Juni 1988 oleh Badan Pengurus Pusat Gereja Segala Bangsa, hasil Musyawarah Besar Pertama tahun 1984 di Manado.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved