Gempa Turki
Update Korban Gempa Magnitudo 7,8 di Turki dan Suriah, 1.200 Orang Tewas
Kabar terbaru jumlah korban tewas akibat gempa bumi magnitudo 7,8 di Turki hingga Suriah pada Senin (6/2/2023) pagi, telah mencapai 1.200 orang.
Pusat gempa berada di kedalaman sekitar 17,9 kilometer di dekat Kota Gaziantep, Turkiue yang merupakan rumah bagi sekitar 2 juta orang, kata Survei Geologi AS.
Pusat layanan darurat AFAD Turkiye menempatkan kekuatan gempa pada magnitudo 7,7, memperbarui perkiraan awal magnitudo 7,4.
Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan telah mendesak terciptanya persatuan nasional dalam menghadapi bencana gempa Turkiye kali ini.
Baca juga: Gempa Dahsyat Magnitudo 7,8 Guncang Turki Senin Pagi, Sebanyak 90 Orang Tewas
Video detik-detik terjadinya gempa di Turki
Rekaman video CCTV yang memperlihatkan detk-detik dahsyatnya gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7.8 mengguncang Turki, Provinsi Kahramanmaras, Gaziantep, Osmaniye pada Senin (6/2/2023), subuh pagi.
Video rekaman CCTV itu terlihat berada di salah satu toko peralatan rumah tangga.
Terlihat sejumlah barang yang tersimpan di rak berjatuhan seiring guncangan yang dimulai pukul 04:20 waktu setempat.
Terdengar juga suara gemuruh barang jatuh dan bergetar karena dahsyatnya guncangan gempa.
Video itu viral di media sosial Twitter Turki setelah salah satu akun mempostingnya.
Guncangan gempa baru mereda dua menit kemudian.
Lalu beberapa menit kemudian gempa susulan dilaporkan terjadi lagi di Turki.
Kabar terkini sampai tadi siang, dari gempa Turkiye dan Suriah, total 195 orang tewas di kedua negara tersebut.
Rinciannya adalah 76 orang tewas di tujuh provinsi Turkiye, 99 tewas di Suriah, dan 20 orang dilaporkan tewas di wilayah yang dikuasai pemberontak Suriah.
Badan Penanggulangan Bencana dan Darurat Turkiye dikutip dari Associated Press mengatakan, gempa bermagnitudo 7,8.
Badan tersebut menambahkan, 440 korban luka di Turkiye.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Update-korban-gempa-magnitudo-78-di-Turki-dan-Suriah-Senin-6-Februari-2023-1200-orang-tewas.jpg)