Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bolmong Sulawesi Utara

Limi Mokodompit Bawa Bolmong Raih Prestasi SPBE Terbaik di Sulawesi Utara

Bolmong meraih penghargaan SPBE terbaik di Sulawesi Utara. Nila indeks Bolmong mencapai 2,74 se-Sulawesi Utara.

Penulis: Sujarpin Dondo | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Dok. Pemkab Bolmong
Pj Bupati Bolmong, Limi Mokodompit. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLMONG - Hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Bolaang Mongondow dibawah kepemimpinan Limi Mokodompit mendapat predikat terbaik.

Keberhasilan itu diumumkan melalui surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 108 Tahun 2023 tentang Hasil Pemantauan dan Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik pada Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah tahun 2022.

Pemerintah Bolmong mendapatkan predikat baik dengan nilai indeks 2,74 se-Sulawesi Utara.

Penjabat Bupati Bolmong, Limi Mokodompit, menyambut gembira hasil baik yang didapat Pemerintah Kabupaten Bolmong ini.

Menurut Limi Mokodompit, pencapaian yang didapat ini atas hasil kerja sama semua pihak, termasuk media yang patut diapresiasi.

“Saya tentu sangat berbangga sebab di tahun sebelumnya kita kategori di bawah. Sejak ada dorongan dan motivasi serta kerja sama semua pihak nilainya cukup membanggakan bagi kita semua,” kata Limi Mokodompit.

Ia mengatakan, dalam evaluasi ini merupakan proses penilaian terhadap pelaksanaan SPBE di instansi pemerintah untuk menghasilkan suatu nilai indeks yang menggambarkan tingkat kematangan dari pelaksanaan SPBE.

Limi Mokodompit pun mengungkapkan ada beberapa unsur penting dalam penerapan SPBE tersebut, yaitu penyelenggaraan pemerintahan merupakan unsur tata kelola dari birokrasinya; keandalan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), dan kemudahan layanan pemerintah yang diberikan kepada pengguna sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.

Limi Mokodompit menambahkan, penilaian pada pelaksanaan SPBE dilakukan melalui struktur penilaian yang terdiri dari kebijakan internal, tata kelola, kelembagaan, strategi dan perencanaan, TIK, layanan administrasi pemerintaha,n serta layanan publik berbasis elektronik.

“Alhamdulillah sejak saya menjabat Bupati Bolmong, layanan publik yang berbasis elektronik ini terus saya dorong. Bahkan media pun cukup andil dalam memberitakan layanan tersebut,” ungkap Limi Mokodompit.

Baca juga: Fasilitas Pendukung di Wisata Gunung Tumpa Tidak Terurus, Pelanggan Minta Perhatian Pemkot Manado

Baca juga: Lestarikan Budaya, Limi Mokodompit Hadiri 2 Perayaan Adat Tulude di Bolmong dalam Sepekan

Untuk itu, kedepan Pemkab Bolmong akan mempertahankan prestasi yang didapat.

Lestarikan Budaya, Limi Mokodompit Hadiri 2 Perayaan Adat Tulude di Bolmong dalam Sepekan

Dalam sepekan, Penjabat Bupati Bolaang Mongondow, Limi Mokodompit, menghadiri perayaan adat Tulude di dua lokasi.

Tulude ini digelar oleh masyarakat etnis Nusa Utara di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.

Tulude merupakan perayaan besar tutup tahun khas Nusa Utara.

Pj Bupati Bolmong, Limi Mokodompit, hadiri perayaan adat Tulude di Desa Pasir Putih dan Desa Tiberias, Bolmong, Sulawesi Utara.
Pj Bupati Bolmong, Limi Mokodompit, hadiri perayaan adat Tulude di Desa Pasir Putih dan Desa Tiberias, Bolmong, Sulawesi Utara. (Tribunmanado.co.id/Sujarpin Dondo)

Dua lokasi perayaan Tulude yang dihadiri Limi Mokodompit yakni di Desa Pasir Putih, Kecamatan Sang Tombolang, pada Jumat (3/2/2023), dan di Desa Tiberias, Kecamatan Poigar pada Sabtu (4/2/2023).

Dalam perayaan upacara adat Tulude tersebut, Limi Mokodompit mengajak seluruh masyarakat khususnya yang ada di Kabupaten Bolmong untuk senantiasa menjaga dan memelihara toleransi antar umat beragama.

“Karena kita semua adalah satu kesatuan, sama-sama masyarakat Bolaang Mongondow yang sangat menjunjung tinggi motto leluhur, yaitu Mototompiaan, Mototanoban, Bo Mototanoban, yang dibingkai dengan Mo’oaheran dan Mosobahasaan. Sehingga menjadikan wilayah Kecamatan Poigar ini adalah salah satu baromoter kerukunan antar umat beragama,” ucapnya saat menghadiri upacara Tulude di Desa Tiberias.

Limi Mokodompit juga mengatakan perayaan ini sudah ada sejak dahulu dan dilaksanakan secara turun temurun.

Tulude diselenggarakan di semua wilayah yang memiliki etnis Nusa Utara.

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Senin 6 Februari 2023: Leo Merasa Beruntung, Scorpio Pikirkan Masa Depan

Baca juga: PDK Kosgoro 1957 Sulawesi Utara Salurkan Bantuan kepada Korban Banjir dan Tanah Longsor Manado

"Tulude juga merupakan salah satu senjata untuk menangkal tren globalisasi dan modernisasi yang membuat generasi muda kita bisa melupakan adat dan budaya leluhur dimasa mendatang," ucapnya.

Menurut Limi Mokodompi, adat serta budaya harus terus dijaga dan dirawat serta rutin dilakukan setiap hari.

Tujuannya agar generasi penerus mencintai warisan budaya leluhur.

"Kegiatan seperti perayaan Tulude adalah salah satu aset dan warisan budaya sebagai kekayaan bangsa untuk itu kita wajib menjadi contoh bagi generasi penerus untuk menjaga tradisi sebagai kekayaan bangsa," ucapnya.

Dalam perayaan Tulude di dua lokasi ini, Limi Mokodompit disambut antusias warga kedua desa.

Pj Bupati Bolmong, Limi Mokodompit, hadiri perayaan adat Tulude di Desa Pasir Putih dan Desa Tiberias, Bolmong, Sulawesi Utara.
Pj Bupati Bolmong, Limi Mokodompit, hadiri perayaan adat Tulude di Desa Pasir Putih dan Desa Tiberias, Bolmong, Sulawesi Utara. (Tribunmanado.co.id/Sujarpin Dondo)

Bahkan saat di Kecamatan Poigar, Limi Mokodompit juga ikut menari masamper bersama masyarakat.(*)

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved