Banjir di Manado
Kisah Cinta Kasih di Tengah Banjir Manado dari Gereja KGPM Sidang Petra Cempaka
Gereja KGPM Sidang Petra Cempaka di Kelurahan Molas, Lingkungan V, Kecamatan Bunaken, Manado, Sulawesi Utara, jadi posko bencana setempat.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Bencana tak pandang bulu. Tapi kasih lebih luas dari segalanya.
Sejumlah kelurahan luluh lantak akibat disapu banjir di Manado 27 Januari 2023.
H plus 7 bencana banjir, masih banyak warga yang dalam kondisi memprihatinkan.
Mereka kelaparan, lelah, sakit, namun mesti membereskan rumah yang penuh lumpur.
Dalam keadaan seperti itu, solidaritas dan cinta kasih jadi senjata untuk menghadapi hidup yang serba gelap.
Gereja KGPM Sidang Petra Cempaka di Kelurahan Molas, Lingkungan V, Kecamatan Bunaken, Manado, Sulawesi Utara, jadi posko bencana setempat yang menampung warga serta bantuan.
Yang ditampung bukan hanya warga KGPM yang nyaris semuanya kena bencana.
Tapi juga warga denominasi Kristen lainnya. Bahkan umat Muslim.
"Mereka turut kami tampung di sini," kata Vian, salah satu Diaken Gereja itu Jumat (3/2/2023).
Amatan tribunmanado, bagian dalam Gereja dipenuhi bahan bantuan.
Dari beras, bungkus air mineral, mi instan hingga pakaian.
Barang barang juga bertumpuk dekat mimbar gereja. Kasur digelar pada beberapa titik sebagai tempat tidur.
Tapi ada pula yang tidur di atas tumpukan karung.
Sebut Vian, sehari setelah bencana, Gereja itu masih sempat gelar pemberkatan nikah.
Minggu keesokan harinya, digelar ibadah. Jemaat duduk di tengah sedang bantuan ditumpukkan di pinggir ruangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Gereja-KGPM-Sidang-Petra-Cempaka-di-Kelurahan-Molas-Lingkungan-V09.jpg)