Banjir di Manado
Pasca Banjir Manado, Rumah Belum Bersih, Warga Kelurahan Molas Terpaksa Makan di Atas Lumpur
Puluhan rumah di Kelurahan Molas Lingkungan Lima, Manado, Sulawesi Utara, masih tertutup lumpur, pasca banjir di Manado.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pasca musibah banjir di Manado, puluhan rumah di Kelurahan Molas Lingkungan Lima, Manado, Sulawesi Utara, masih tertutup lumpur.
Hal ini membuat warga depresi. Mereka bingung bagaimana membersihkan rumah yang sudah sangat kotor.
Tak hanya itu, perabotan warga mulai dari piring hingga alat memasak terendam banjir.
Ini mempersulit warga untuk memasak.
Saat ditemui Tribunmanado.co.id, Jovanka salah seorang warga mengaku jika dirinya terpaksa makan di atas lumpur.
"Rumah belum bersih. Jadi kami harus makan di atas lumpur," kata dia sambil tertawa.
Ia mengatakan sudah tak bisa berkata apa-apa lagi.
Pasalnya banjir sudah meluluhlantakkan semua benda di rumahnya.
"Bahkan baju ini sudah dua hari saya pakai. Semua baju terendam air," kata dia lagi.
Selain makanan, salah satu barang yang paling dibutuhkan warga korban banjir adalah pakaian.
"Makanan dan pakaian. Karena semua alat memasak dan barang-barang warga disini sudah terendam banjir," tegas dia.
Jumlah korban
Banjir dan tanah longsor di Manado mengakibatkan 5 orang meninggal.
Hal itu sesuai data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado.
Total korban longsor dan banjir Manado sebanyak 9.474 Jiwa atau 3.076 Kepala keluarga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Warga-Kelurahan-Molas-terpaksa-makan-di-atas-lumpur-paska-banjir-di-Manado.jpg)