Pelemparan Bus Persis Solo
Profil Ferdinand Sinaga, Striker Klub Kaesang Pangarep yang Kejar Pelaku Pelemparan Bus Persis Solo
Ferdinand Sinaga adalah pemain bola kelahiran 18 September 1988 yang kini bermain untuk klub Kaesang Pangarep, Persis Solo.
Penulis: Indry Panigoro | Editor: Indry Panigoro
TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini adalah profil Ferdinand Sinaga pesepak bola Indonesia yang kejar dan hajar pelaku pelemparan bus Persis Solo.
Ferdinand Sinaga adalah pemain bola kelahiran 18 September 1988 yang kini bermain untuk klub Kaesang Pangarep, Persis Solo.
Ferdinand Sinaga dilahirkan di Bengkulu.
Bertinggi badan 170 cm dan berat 65 kg.
Berposisi sebagai penyerang.
Kelebihan yang dia miliki yaitu kecepatan serta memiliki tendangan keras yang terarah.
Diketahui nama Ferdinand Sinaga ramai diperbincangkan di media sosial.
Itu setelah video Ferdinand Sinaga menghajar pelaku pelemparan bus Persis Solo itu jadi viral.
Kericuhan terjadi setelah laga Persita Tangerang vs Persis Solo, Sabtu (28/1/2023).
Aksi pelemparan batu terjadi di sekitar Stadion Indomilk, kandang Persita Tangerang.
Bus yang mengangkut pemain Persis Solo dikabarkan menjadi sasaran pelemparan yang diduga dilakukan oleh pendukung Persita Tangerang.
Sejumlah pemain Persis Solo terlihat empat menghajar pelaku pelemparan bus yang terjadi usai laga lawan Persita Tangerang.
BolaSport.com sebelumnya memberitakan bila bus yang ditumpangi Persis Solo dilempari segerombolan suporter Persita Tangerang usai laga pekan ke-21 di Indomilk Arena, Sabtu sore WIB.
Kabar ini dibagikan pertama kali oleh salah satu pemain Persis Solo, Gavin Kwan Adsit melalui instagramnya.
Gavin merekam kejadian itu dari dalam bus Persis Solo.
Saat bus yang membawa pemain Persis Solo keluar dari Stadion Indomilk Arena, mereka dihadang beberapa suporter Persita.
Tampak bagian kaca depan bus retak, kemungkinan terkena lemparan batu.
Beberapa jam kemudian, beredar video di media sosial para pemain Persis Solo sempat menghajar pelaku pelemparan batu.
Video tersebut kemungkinan didapat dari CCTV sebuah toko perusahaan ekspedisi yang terdapat di sekitar Stadion Indomilk Arena.
Pelaku masuk ke dalam toko, dan para pemain Persis Solo mengejarnya masuk ke dalam.
Dalam video, Ferdinand Sinaga jadi pemain paling depan dan mendaratkan tinju ke pelaku pertama kali.
Selanjutnya, ada beberapa pemain seperti Sulthon Fajar dan Taufiq Febrianto yang ikut memukul pelaku.
Terakhir, asisten pelatih Eko Purdjianto turut merangkul sang pelaku.
Presiden Persita Tangerang, Rully Zulfikar telah membagikan foto pelaku pelemparan bus Persis Solo.
Terlihat ada dua orang yang diketahui jadi pelaku pelemparan dalam foto.
Berdasarkan rilis yang diterima BolaSport.com dari Persis Solo, penyerangan tersebut terjadi di sekitar kawasan Kelapa Dua hingga pintu Tol Panunggangan.
Setelah penyerangan yang hanya berjarak kurang dari 10 km dari Stadion Indomilk Arena tersebut, ada satu official tim Persis yang mengalami luka ringan.
"Sekelompok orang memulai penyerangan terhadap bus Laskar Sambernyawa sekitar jam 18.17 WIB di kawasan Kelapa Dua hingga pintu Tol Panunggangan," bunyi rilis yang diterima BolaSport.com dari Persis Solo.
"Akibat dari insiden tersebut, kaca dari bus pecah karena lemparan batu."
"Juga 1 orang petugas official klub mengalami luka ringan," tambahnya.
Manajer tim Persis Solo, Erwin Widianto menyatakan Persis akan mengawal kasus ini diproses secara hukum.
"Insiden ini telah ditangani oleh pihak berwenang yang tidak jauh dari lokasi kejadian," kata Erwin Widianto.
"Polres Tangerang Selatang langsung bergerak untuk mengusut kejadian hari ini," tambahnya.
Artikel ini tayang di BolaSport.com
Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id dengan judul Ricuh Pelemparan Bus Persis Solo, Ferdinand Sinaga Terdepan Kejar Pelaku Lalu Dihajar, Terekam CCTV, https://manado.tribunnews.com/2023/01/29/ricuh-pelemparan-bus-persis-solo-ferdinand-sinaga-terdepan-kejar-pelaku-lalu-dihajar-terekam-cctv?page=all.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.