KKSS
Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor dan Banjir di Manado
Penyerahan bantuan untuk korban bencana banjir di Manado disaksikan Ketua KKSS Sulawesi Utara Guntur Mangewaeng dan Ketua KKSS Manado Hi Salahuddin.
Laporan: Herianto
Ketua KKSS Mapanget
Melaporkan dari Kota Manado
Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan atau KKSS yang berdomisili di Kota Manado, Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung menyalurkan bantuan berupa sembako dan makanan siap saji kepada para korban bencana longsor dan banjir di Manado, Sulawesi Utara.
Adapun titik penyaluran bantuan dari KKSS tersebut antara lain diserahkan ke Pondok Pesantren Darul Istiqomah Bailang, MTs Bailang, Pondok Pesantren Assalam, Mahawu, Kampung Ternate, Ternate Tanjung dan warga yang bermukim di Komo Dalam, Manado.

Penyaluran bantuan berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu (28/1/2023) hingga Minggu (29/1/2023). Penyerahan bantuan tersebut dikoordinir Ketua Departemen Sosial dan Tanggap Bencana BPC KKSS Mapanget Rukmini D As'ad.
"Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian dan rasa solidaritas sekaligus memberikan dukungan moril dari warga KKSS kepada saudara-saudara kita yang terdampak korban bencana longsor dan banjir di Manado',” kata Rukmini D As'ad.
Penyerahan bantuan untuk korban bencana banjir di Manado turut disaksikan Ketua KKSS Sulawesi Utara Guntur Mangewaeng, Ketua KKSS Manado Hi Salahuddin, Ketua KKT-J Dr Idris Tunru, Ketua KKSS Mapanget Herianto, dan Sekertaris KKSS Mapanget Andi Susidarto.
Turut hadir rombongan BPD KKSS Bitung, IWSS dan Ikatan Pemuda Sulawesi Selatan atau IPSS.
Seperti diketahui bersama bahwa longsor dan banjir di Manado terjadi pada Jumat (27/1/2023). Diakibatkan hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Manado dan sekitarnya sejak dini hari hingga siang.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kota Manado, total ada lima korban meninggal.
Baca juga: FOTO: Pasca Banjir Ratusan Rumah Warga Manado Terendam Lumpur, Barang Elektronik Tak Tertolong
Terdiri empat korban meninggal akibat tertimpa tanah longsor dan seorang karena terjebak banjir.
Ribuan dan kendaraan rumah terendam banjir di Manado.
Total ada 9.474 jiwa atau 3.076 kepala keluarga terdampak longsor dan banjir di Manado.
Jumlah ini terbagi atas korban terdampak banjir 9.382 jiwa atau 30.13 KK.
Sedangkan korban terdampak tanah longsor sebanyak 63 kepala keluarga.

BPBD Manado juga mencatat, lebih 1.021 warga Kota Manado sempat mengungsi. Mereka tersebar di 36 lokasi pengungsian di Kota Manado.
Hampir seluruh kecamatan di Manado ada titik banjir.
Istri Salahuddin Ganggong Meninggal, KKSS Manado Sulawesi Utara Berduka |
![]() |
---|
Balghis Langsung Lompat saat Tahu Dapat Motor Pada HUT KKSS ke 46 di Manado Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Andrei Angouw Apresiasi Persatuan KKSS Sulut, Ajak Sama-sama Bangun Manado |
![]() |
---|
Hadiri HUT KKSS ke 46, Aditya Moha Minta Warga Sulsel Eksis Bangun Sulawesi Utara |
![]() |
---|
KKSS di Manado Sulawesi Utara Rayakan HUT ke 46 dengan Donor Darah dan Jalan SehatĀ |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.