Banjir di Manado
Penerbangan Delay Berjam-jam karena Cuaca Buruk, Penumpang di Bandara Samrat Manado Pasrah
Cuaca buruk yang melanda Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (27/01/2023) pagi hingga sore berdampak pada penerbangan dari dan ke Manado.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID - Cuaca buruk yang melanda Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (27/01/2023) pagi hingga sore berdampak pada penerbangan dari dan ke Manado.
Belasan penerbangan terjadwal, baik yang tiba maupun berangkat terkendala.
Penerbangan terjadwal berangkat harus delay. Sementara penerbangan terjadwal tiba harus dialihkan ke kota lain.
Penumpang yang hendak berangkat terpaksa harus menunggu berjam-jam di terminal bandara.
Seperti Novline, warga Pakowa. Ia harus menanti sekitar tiga jam lebih.
Pesawat Scoot Arline yang hendak hendak membawanya ke Singapura delay karena cuaca buruk.
"Seharusnya kita berangkat jam satu tapi nanti take off jam tiga," kata Ine, sapaanya.
Selain Ine, Karinna, warga Tondano harus menunggu lebih lama.
Pesawat Garuda Indonesia rute Manado Jakarta yang dijadwalkan berangkat pukul 07.55 baru berangkat hampir pukul empat sore.
"Ya mau bagaimana lagi. Alam ya kita tidak bisa melawan," katanya.
Terkait itu GM PT Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi, Minggus ET Gandeguai mengungkapkan sejumlah penerbangan delay dan dialihkan karena jarak pandang sangat minim.
Di mana, pada pagi hari hanya sekitar 150 meter. Siang hari hanya 200 meter sekian.
"Sementara untuk penerbangan minimal 2500 meter," kata Minggus.
Data Bencana Tanah Longsor
Kecamatan Paal 2
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Sejumlah-penumpang-di-tempat-layanan-maskapai-di-Bandara-Samrat-Manado.jpg)