Kasus Plusvalenz Liga Italia
Kasus Plusvalenz Liga Italia: Napoli Ikuti Jejak Juventus, Berpotensi Terima Sanksi
Kabar terbaru kasus Plusvalenza di Liga Italia musim 2022-2023. Kini giliran Napoli setelah Juventus diberikan sanksi pengurangan poin.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar terkini kasus Plusvalenza di Liga Italia musim 2022-2023.
Sebelumnya sudah menyeret Juventus yang membuat tabel klasemen papan atas Liga Italia bergolak.
Terbaru, kini giliran Napoli sang Capolista, alias pemuncak klasemen Liga Italia, tersandung masalah serupa dengan Juventus.
Keadaan ini berimbas besar pada persaingan gelar juara Liga Italia kian menarik jika benar Napoli terbukti melakukan pelanggaran.
Napoli tengah dalam penyelidikan kasus yang serupa dengan Juventus yaitu pengelembungan nilai transfer pemain.
Juventus pun dijatuhi hukuman pengurangan 15 poin oleh pengadilan Italia.
Sanksi tersebut diberikan kepada Juventus setelah terbukti melakukan pengelembungan nilai transfer dan keuntungan modal.
Kasus ini di Italia dikenal dengan istilah plusvalenza.
Bianconeri, julukan Juventus, menggelembungkan nilai transfer saat tukar guling Miralem Pjanic dan Arthur Melo dengan Barcelona pada 2020 silam.
Juventus menghargai Pjanic 60 juta euro, sedangkan Barcelona mematok harga 72 juta euro untuk Arthur.
Harga Pjanic digelembungkan Juventus.
Aksi tipu-tipu harga terkait transfer Pjanic saat itu tak setinggi yang diungkap Juventus.
Hal ini dilakukan untuk mengakali aturan Financial Fair Play.
Kabar yang berkembang, Napoli juga tersandung kasus serupa. Sanksi yang diberikan kepada Bianconeri jelas membuat klub kota Naples ini ketar-ketir.
Diwartakan Football Italia, Napoli tengag dalam penyelidikan kasus serupa seputar transfer bomber andalannya, Victor Osimhen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kasus-plusvalenz-liga-italia-napoli-ikuti-jejak-juventus-berpotensi-terima-sanksi.jpg)