Nasional
PGI Dukung Komitmen Presiden Joko Widodo soal Pembangunan Rumah Ibadah
PGI mendukung keputusan Joko Widodo terkait pembangunan rumah ibadah khususnya gereja. Mereka juga meminta Presiden RI lebih tegas.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pembangunan rumah ibadah, dalam hal ini gereja, merupakan pergumulan panjang tanpa kepastian.
Data yang dimiliki Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), menunjukkan bahwa persoalan izin pembangunan gereja mengalami kenaikan dari tahun ke tahun.
Kasus lama belum selesai, sudah muncul lagi kasus baru.
Bahkan terasa menjadi makin rumit menemukan jalan keluarnya.
Persoalan itu berjalan seiring dengan gangguan beribadah yang secara rutin dialami oleh beberapa komunitas gereja dan jemaat Kristen di beberapa tempat.
Karena itu, PGI menyambut baik dan memberi apresiasi tinggi sikap dan komitmen Presiden Joko Widodo yang disampaikan secara tegas dan gamblang dalam Rapat Koordinasi Nasional di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Selasa (17/1/2023).
Ketua Umum PGI, Pdt Gomar Gultom, mengungkapkan pernyataan tegas Presiden tersebut memberikan harapan di tengah pergumulan tanpa akhir terkait problematika pembangunan gereja.
Pdt Gultom pun menyampaikan dukungannya.
“Saya menyambut sukacita pernyataan Presiden. Karena pada kenyataan yang tak dapat dipungkiri, banyak kasus penutupan rumah ibadah dan sulitnya memperoleh IMB untuk rumah ibadah,” kata Kepala Humas PGI, Jeirry Sumampow.
Lebih jauh dijelaskan, bahwa dalam beberapa peristiwa, terlihat aparat keamanan yang mestinya melindungi umat beribadah malah tunduk kepada tekanan gerombolan masyarakat.
Baca juga: Begini Cara Ganti Bahasa di Tampilan WhatsApp pada Android dan iPhone
Baca juga: Remaja Kurir Narkoba Ditangkap Polresta Manado Sulawesi Utara, Dapat Perintah Dari Dalam Lapas
Selain itu, bupati atau wali kota yang mestinya mengeluarkan IMB pun tidak mau mengeluarkan dokumen itu atas desakan dan tekanan gerombolan masyarakat tersebut.
Sejalan dengan itu, FKUB yang sejatinya memfasilitasi perizinan malah terjebak pada pemaksaan oleh kelompok-kelompok mayoritas.
Semua ini jelas-jelas merupakan pengangkangan terhadap amanat konstitusi.
Situasi ini pun sudah berlangsung cukup lama serta bersifat masif.
“Oleh karenanya, peringatan Presiden pada Rapat Kerja Para Kepala Daerah tersebut mestinya menohok kita semua sebagai bangsa, karena ternyata begitu masif dan lamanya konstitusi dikangkangi justru oleh para pejabat dan aparat yang keberadaannya dilahirkan oleh konstitusi dan ditugasi melaksanakan amanat konstitusi,” jelasnya.

PGI
Presiden
Joko Widodo
rumah ibadah
gereja
Ketua Umum PGI
Pdt Gomar Gultom
Kepala Humas PGI
Jeirry Sumampow
Manado
Sulawesi Utara
Sejumlah Anggota DPR RI Setuju Tunjangan Perumahan Dihapus Usai Demonstrasi di Mana-Mana |
![]() |
---|
Daftar Daerah Penghasil Daging Kambing Tertinggi di Indonesia |
![]() |
---|
Tanggal Merah Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun Ini, Lengkap dengan Cuti Bersama 2025 |
![]() |
---|
Pemuda Sikka NTT Jadi Korban Penikaman hingga Tewas, Sempat Tertidur di Pesta |
![]() |
---|
4 Korban Tewas Akibat Kebakaran Sumur Minyak di Blora Jatim, Seorang Ibu Tinggalkan Anak |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.