Liga Italia

Sempat Nangkring di Posisi 2 Klasemen, Juventus Divonis Salah Dikurangi 15 Poin

Nasib apes harus dialami Juventus, Si Nyonya Tua kini mendapatkan sanksi hukuman pengurangan 15 poin.

Editor: Aswin_Lumintang
Istimewa/HO
Dulu Calciopoli, Kini Juventus Terseret Plusvalenza, Berikut Skandal yang Hancurkan Si Nyonya Tua 

TRIBUNMANADO.CO.ID, ITALIA - Nasib apes harus dialami Juventus, Si Nyonya Tua kini mendapatkan sanksi hukuman pengurangan 15 poin.

Sanksi pengurangan poin ini didapat Juventus menyusul pelanggaran mengenai laporan keuangan dalam investasi yang dilakukan FIGC.

Penuntut FIGC Serie A telah memutuskan untuk memberikan pengurangan poin kepada Bianconeri setelah mereka dinyatakan bersalah atas pelanggaran capital gain.

Federico Chiesa mencetak gol kemenangan Juventus atas Monza pada babak 16 besar Coppa Italia, Jumat (20/1/2023).
Federico Chiesa mencetak gol kemenangan Juventus atas Monza pada babak 16 besar Coppa Italia, Jumat (20/1/2023). (Twitter @juventus)

Menurut Sportbible, investigasi dilakukan terkait pembayaran yang dilakukan kepada pemain selama 2020 dan 2021, ketika manajeman lama Juventus setuju untuk melakukan pemotongan gaji selama musim yang terkena dampak Covid.

Selama periode tersebut, Juventus diduga menggelembungkan nilai jual pemain dalam beberapa transfer demi meningkatkan nilai modal dalam anggaran.

Permintaan Penuntut FIGC untuk membuka kembali penyelidikan olahraga terhadap klub diterima oleh Pengadilan Banding Federal negara itu.

Sebelumnya, beberapa klub juga sempat diperiksa, diantaranya Sampdoria, Empoli, Genoa, Parma, Pisa, Pescara, Pro Vercelli, dan Novara.

Namun, hanya Juventus yang kasusnya diminta untuk dibuka kembali oleh Jaksa penuntut FIGC, Guiseppe Chiné.

Jaksa telah meminta pengurangan sembilan poin untuk tim pada awalnya tetapi malah diberikan 15 poin.

Baca juga: Dulu Calciopoli, Kini Juventus Terseret Plusvalenza, Berikut Skandal yang Hancurkan Si Nyonya Tua

Baca juga: Juventus Disanksi Pengurangan 15 Poin, Hilang dari Top 5 Klasemen Liga Italia 2022-2023

 Pada akhir November lalu, jajaran direksi klub, seperti Pavel Nadved hingga Andrea Agnelli, telah memutuskan untuk mundur dari jabatannya.

Menurut Football Italia, sanksi pengurangan 15 poin ini tak ada hubungannya dengan dugaan kesepakatan rahasia yang dilakukan tim.

Dengan kata lain, Pengadilan Banding baru menjatuhkan hukuman terkait penyalahgunaan keuntungan keuangan klub.

Mereka kemungkinan besar masih menyelidiki lebih lanjut perihal kesepakatan rahasia yang terjalin dengan pemain tertentu.

Dalam kasus investigasi laporan palsu ini, pihak Juventus langsung mengajukan banding atas sanksi yang diberikan.

Halaman
123
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved