Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bacaan Doa

Bacaan Doa Minum Air Zamzam, Lengkap Latin dan Artinya

Bacaan latin: Allahumma inni as-aluka i'lman naafi'an, wa rizqan waasi'an, wasyifaa-an min kulli daa-in, wa saqamin birahmatika yaa arhamarraahimiin.

kompas.tv/dedik priyanto
Bacaan Doa Minum Air Zamzam, Lengkap Latin dan Artinya 

Pengembangan dan pemeliharaan Sumur Zamzam sangat penting, dengan sumber air yang dilindungi selama berabad-abad dengan berbagai cara.

Sebagai sumber air utama bagi pengunjung Mekah di zaman dahulu dan bagi para peziarah masa kini, sumur ini tidak pernah berhenti menghasilkan air yang diberkahi bagi umat Islam, kecuali untuk waktu yang singkat.

Selama berabad-abad, sumur itu dijaga Abd Al Muttalib bin Hasyim, kakek Nabi Muhammad, kemudian oleh banyak khalifah muslim.

Di zaman modern, zamzam berada di bawah perlindungan raja-raja Saudi, dimulai dengan pendiri Arab Saudi, Raja Abdul Aziz.

Di masa lalu, sumur suci dilindungi dengan cara yang primitif, tetapi pada akhir pemerintahan Raja Abdullah, sebuah lompatan besar diambil dalam mengembangkan cara pemeliharaan sumur. Dia mengubah metode pengisian dan pendistribusian air di Dua Masjid Suci.

4. Proyek Ratusan Juta Dollar

Dengan meningkatnya jumlah pengunjung yang datang untuk umroh dan haji, maka kebutuhan air zamzam juga meningkat pesat. Ini membutuhkan lebih banyak pengembangan untuk sumur.

Biaya konstruksi proyek tersebut berjumlah lebih dari SR700 juta (187 juta dollar AS).

Proyek ini menghilangkan banyak metode lama yang tidak profesional terkait dengan pemompaan, penyaringan, pendistribusian, dan pengisian air, menggantikannya dengan teknologi terbaru dan teraman.

Di masa lalu, air yang digunakan untuk botol secara manual dalam wadah yang berbeda ukuran, tanpa mengikuti proses pembotolan resmi, mengakibatkan pencemaran air yang tidak diinginkan.

Namun, dengan proyek baru ini, ada dua ukuran utama wadah resmi, yakni 5 dan 10 liter, di mana air diolah, dibotolkan, disimpan, dan didistribusikan secara efisien.
5. Distribusi Zamzam

Sebelum akhir perjalanan haji atau umrah, pengunjung memastikan untuk mendapatkan satu atau dua botol air Zamzam sebelum mereka pergi, yang pada tahun-tahun sebelumnya menyebabkan kekacauan dan antrian yang tidak teratur.

Saat ini, proyek tersebut memungkinkan wadah air untuk didistribusikan kepada peziarah di dalam bus atau di bandara untuk menghemat waktu dan mencegah keramaian.

Pusat distribusi air telah ditempatkan di berbagai sudut Masjidil Haram untuk memudahkan akses jamaah.

Di dalam Dua Masjid Suci, air disediakan dalam pendingin yang menjalani proses pembersihan dan pengisian setiap hari.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved