Cuaca Ekstrem di Manado
Warga Manado Sulawesi Utara Harus Waspada Saat Cuaca Ekstrem, Ada 700 Pohon Berusia Tua
Ada sekitar 700 pohon berusia tua di Kota Manado. Jenisnya pun bermacam-macam, ada trambesi, lingua, mahoni, beringin, dan ketapang.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Beberapa waktu terakhir Sulawesi Utara termasuk Kota Manado dilanda cuaca ekstrem.
Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan beberapa bencana alam, salah satunya pohon tumbang.
Sejak awal tahun 2023 saja, sudah terjadi 37 pohon tumbang di Manado.
Pohon yang tumbang, rata-rata sudah berusia tua.
Manado memang memiliki banyak pohon tua.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Manado mencatat, terdapat kurang lebih 700 pohon berusia tua di Kota Manado.
Hal ini patut diwaspadai, terutama ketika cuaca ekstrem.
"Masih ada 700 pohon berusia tua, umumnya trambesi," kata Kabid Pengendalian, pencemaran dan perusakan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Manado, Refly Lontaan, Kamis (12/1/2023).
Sebut dia, pohon tertua di Manado berusia 205 tahun.
Adanya di Jalan Ahmad Yani Sario.
Baca juga: Potret Malalayang Beach Walk Manado Sulawesi Utara, Cocok untuk Berwisata dengan Keluarga
Baca juga: Link Gratis Live Streaming Vietnam vs Thailand, Leg Pertama Final Piala AFF 2022, Bisa Nonton di HP
"Pohon ini diameternya sangat besar," katanya.
Sebut dia, ada delapan jenis pohon peneduh di Manado.
Selain trambesi, ada lingua, mahoni, beringin dan ketapang.
Untuk pohon trambesi, kata dia, punya plus dan minus.
Plusnya adalah lebih dapat menyerap CO2.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Satu-pohon-tumbang-di-jalan-Sam-Ratulangi-Manado-fgjgfjghjghj.jpg)