Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Liga Italia

Juventus Kembali Bersaing Rebut Scudetto, Gusur AC Milan, Potensi Pangkas Poin dengan Napoli

Juventus pun kini tengah bersaing memperebutkan Scudetto Serie A bersama dengan Napoli, AC Milan dan Inter Milan.

Penulis: Ventrico Nonutu | Editor: Ventrico Nonutu
MARCO BERTORELLO / AFP
Penyerang Juventus asal Polandia Arkadiusz Milik (kiri ke-2) merayakan dengan rekan setimnya setelah membuka skor selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Cremonese dan Juventus pada 4 Januari 2023 di stadion Giovanni-Zini di Cremona. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Juventus kembali melanjutkan tren positif di kompetisi Liga Italia.

Hasil positif di beberapa pertandingan terakhir membawa Juventus ke persaingan puncak klasemen.

Juventus pun kini tengah bersaing memperebutkan Scudetto Serie A bersama dengan Napoli, AC Milan dan Inter Milan.

Baca juga: Ternyata Erik Ten Hag Menciplak Filosofi Bermain Bola Guardiola di Manchester United, Ini Hasilnya

Bianconeri (julukan Juventus) sempat terseok-seok di awal musim kompetisi Liga Italia.

Juventus bahkan sampai tersingkir dari fase grup Liga Champions pada November lalu setelah hanya bisa mengumpulkan 3 poin saja, hasil sekali kemenangan.

Tifosi Juventus juga sempat menyerukan agar Presiden Juventus Andrea Agnelli memecat Max Allegri.

Namun Agnelli bergeming, ia teguh dengan pendiriannya dan tetap mempercayakan dapur taktik Juventus kepada Allegri.

Kepercayaan itu berhasil dijawab Allegri, secara perlahan tapi pasti Juventus kembali ke jalur yang benar untuk meraih scudetto.

Si Nyonya Tua kini bertengger di posisi kedua klasemsen dengan raihan 37 poin, terpaut 7 poin dari Napoli yang menjadi capolista.

Tim asal kota Turin ini bahkan telah membuat kemenangan 8 kali secara beruntun di Liga Italia.

Apiknya lagi, Juventus juga mencatatkan clean sheets sebanyak 12 kali dari 17 laga yang dijalani musim ini, menjadi tim yang paling sedikit kebobolan, 7 gol saja.

Juventus memang tersingkir dari Liga Champions pada November, tapi itu seakan sebuah anomali lantaran di bulan itu mereka cukup perkasa di liga domestik.

Bianconerri memenangi dua laga krusial saat bertemu tim besar, yakni Inter MIlan dan Lazio yang berhasil dilalui dengan manis.

Hal ini seakan menjadi titik balik perjalanan Juventus, karena di bulan itu pula Allegri menyabet sebagai pelatih terbaik Serie A bulan November.

Penghargaan untuk Allegri baru diberikan pada Januari lalu, hal ini karena tidak ada pertandingan pada Desember mengingat jeda Piala Dunia.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved