Rabu, 15 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sidang Ferdy Sambo

Kuat Maruf: Ferdy Sambo Kecewa Brigadir J Lecehkan Putri di Magelang

Terdakwa Ferdy Sambo sempat meluapkan amarahnya sebelum Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J dieksekusi di rumah dinasnya di Kompleks Polri

Editor: Aswin_Lumintang
Kompas.com/Irfan Kamil
Kuat Maruf Kembali Bikin Tertawa Seisi Ruang Sidang, Terungkap Naik Lift Bersama Putri Candrawathi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Terdakwa Ferdy Sambo sempat meluapkan amarahnya sebelum Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J dieksekusi di rumah dinasnya di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan pada 8 Juli 2022 lalu.

Hal itu diungkapkan berdasarkan pemeriksaan Kuat Maruf sebagai terdakwa dalam persidangan lanjutan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (9/1/2023).

Awalnya, Kuat Maruf melihat Brigadir J dimarahi Ferdy Sambo di rumah dinas Duren Tiga.

Terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Ferdy Sambo menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (6/12/2022). (Warta Kota/YULIANTO)
Terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Ferdy Sambo menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (6/12/2022). (Warta Kota/YULIANTO) (WARTA KOTA/YULIANTO)

Adapun amarah itu berkaitan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J kepada istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi di Magelang.

"Setelah saya masuk Yosua lagi dimarahin sama bapak. Tapi bapak sudah sama Richard pas saya masuk," kata Kuat Maruf.

Dijelaskan Kuat Maruf, Ferdy Sambo mengaku kecewa karena Brigadir J telah melecehkan Putri Candrawathi di Magelang.

Dia menyatakan tindakan yang dilakukan Brigadir J adalah kurang ajar.

Lalu, Kuat Maruf melihat Ferdy Sambo meminta agar Bharada Richard Eliezer alias Bharada E untuk menghajar Brigadir J.

Keterangan ini berbeda dengan kesaksian Bharada E yang menyatakan instruksinya merupakan tembak Brigadir J.

Baca juga: Bakal Banyak Pejabat Eselon II Baru di Pemkab Bolmong, Tahlis Gallang: Bisa Jadi Pekan Ini

Baca juga: Gempa di Sukabumi Jawa Barat Sore Ini Senin 9 Januari 2023, Info BMKG Magnitudonya Kecil

"Seinget saya bahasa bapak ‘kamu kurang ajar sekali sama saya, kamu tega sekali sama saya’ terus bapak langsung nengok ke richard ‘hajar chard!’ Ada dua kali apa tiga kali bilang begitu. Tapi ditembak waktu itu," ungkap Kuat Maruf.

Lebih lanjut, Kuat Maruf menyatakan pihaknya menyaksikan hal tersebut karena berada tidak jauh dari lokasi penembakan. Dia berada di dekat dapur saat Brigadir J dieksekusi.

"Iya, posisi saya yang di dapur yang mulia (dekat) kompor. Bukan dapur maksudnya meja kompor," pungkasnya.

Untuk informasi, Brigadir Yoshua Hutabarat alias Brigadir J menjadi korban pembunuhan berencana yang diotaki Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022 lalu.

Brigadir J tewas setelah dieksekusi di rumah dinas Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Pembunuhan itu terjadi diyakini setelah Putri Candrawathi bercerita kepada Ferdy Sambo karena terjadi pelecehan seksual di Magelang.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved