Senin, 4 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Prakiraan Cuaca

Peringatan Dini Besok Sabtu 31 Desember 2022, BMKG: 17 Wilayah Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

Simak prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk besok di sejumlah wilayah Indonesia.

Tayang:
pixabay.com
Peringatan Dini Besok Sabtu 31 Desember 2022, BMKG: 17 Wilayah Waspada Potensi Cuaca Ekstrem 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Simak prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk besok di sejumlah wilayah Indonesia.

Berdasarkan BMKG, ada wilayah yang diperkirakan berpotensi terjadi cuaca ekstrem.

BMKG telah merilis peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, Sabtu (31/12/2022).

Baca juga: Gempa Terkini Siang Ini Jumat 30 Desember 2022, Baca Saja Guncang di Darat, Info BMKG Magnitudonya

Baca juga: Gempa Terkini Guncang di Darat Wilayah Sumut Jumat 30 Desember 2022, Berikut Info BMKG Magnitudonya

Dilansir TribunWow.com dari BMKG, berikut rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia.

BMKG mengatakan, kondisi dinamika atmosfer di sekitar Indonesia masih berpotensi signifikan terhadap peningkatan curah hujan di beberapa wilayah dalam sepekan kedepan.

Monsun Asia, kata BMKG, menunjukkan aktivitas cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi ini berpotensi disertai adanya fenomena seruakan dingin yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan di wilayah Indonesia bagian barat, tengah dan selatan.

Pusat Tekanan Rendah terpantau berada di Australia bagian utara.

Sirkulasi Siklonik terpantau di Laut China Selatan dan di Filipina bagian Selatan yang membentuk daerah konvergensi memanjang di Laut China Selatan dan di Laut Sulu.

Daerah konvergensi lainnya memanjang dari Aceh hingga Sumatera utara, dari Bengkulu, Sumatera Selatan, hingga Laut Jawa bagian Barat, dari Banten hingga Jawa Barat.

Dari Jawa Tengah hingga Jawa Timur, Kalimantan, Dari Selat Makassar, Sulawesi Barat hingga Sulawesi Tenggara, dari Laut Arafuru hingga Papua, serta daerah konfluensi di Laut Banda dan Laut Arafuru.

Kondisi tersebut, menurut BMKG, mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar pusat tekanan rendah/sirkulasi siklonik serta di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.

Aktivitas gelombang atmosfer masih menunjukkan kondisi yang signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan awan hujan dan potensi cuaca ekstrem dalam sepekan kedepan, yaitu fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) yang terbentuk bersamaan dengan gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial.

Kondisi tersebut menyebabkan terbentuknya beberapa daerah konvergensi dan konfluensi memanjang di wilayah Indonesia.

Seperti dari Samudra Hindia Barat Bengkulu-Bengkulu hingga Lampung, dari Jawa Tengah hingga Jawa Timur, dari Kalimantan Timur-Selat Makassar hingga Sulawesi Selatan, serta daerah konfluensi di Laut Banda dan Laut Arafuru.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved