Berita Kesehatan

6 Cara Mengatasi Tekanan Darah Rendah

Jika dehidrasi, volume darah akan berkurang, sehingga tekanan darah turun. Disarankan untuk minum air putih dua liter atau 8 gelas setiap hari.

Editor: Rizali Posumah
HO
Ilustrasi - 6 Cara Mengatasi Tekanan Darah Rendah 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Penyebab tekanan darah rendah cukup beragam, misalnya efek samping dari pengobatan yang sedang dijalankan oleh seseorang.

Tekanan darah bisa dikatakan rendah jika hasil tensi di bawah 90/60 mmHg.

Tekanan darah rendah memang tidak terlalu berdampak besar bagi sebagian orang.

Tapi, kondisi ini bisa membuat kepala pusing hingga pingsan.

Tekanan darah rendah juga bisa menjadi tanda dari kondisi tertentu, seperti dehidrasi, kehamilan, rasa takut yang intens, infeksi darah, atau perubahan suhu tubuh yang ekstrim.

Ini bisa bersifat sementara atau kronis. Tekanan darah rendah dibagi menjadi empat jenis yang didasarkan pada waktu kejadiannya.

Hipotensi ortotastik: Menyebabkan pusing ketika berdiri atau mengubah posisi secara tiba-tiba.

Hipotensi postrandial: Sering merasa pusing setelah makan, karena tekanan darah yang turun.

Hipotensi vasovagal: Pusing, mual, hingga ingin pingsan setelah berolahraga atau berdiri terlalu lama.

Hipotensi berat: Bentuk tekanan darah rendah paling ekstrim, yang menyebabkan organ-organ tubuh tidak mendapatkan aliran darah yang cukup.

Tekanan darah rendah juga perlu mendapatkan perhatian lebih, karena berisiko menyebabkan serangan jantung atau stroke, kerusakan pada jantung dan otak, hingga kematian, dikutip dari Manhattan Cardiology, Miggu (26/12/2021).

Namun tak perlu khawatir, hipotensi atau tekanan darah rendah bisa diatasi dengan mengubah gaya hidup.

Berikut 6 cara mengatasi tekanan darah rendah

1. Banyak minum air putih

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved