Minggu, 26 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

RHK Kamis 22 Desember 2022

BACAAN ALKITAB - 2 Yohanes 1:8 Jangan Kehilangan Upahmu

Orang Yahudi yang memahami hukum Taurat secara konvensional, tradisional dan parsial (sepihak), menolak keras Yesus sebagai Tuhan

Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
pixabay.com
Bacaan Alkitab 

2 Yohanes 1:8

TRIBUNMANADO.CO.ID - Orang Yahudi yang memahami hukum Taurat secara konvensional, tradisional dan parsial (sepihak), menolak keras Yesus sebagai Tuhan yang berinkarnasi (lahir) sebagai manusia.

Mereka juga menolak Yesus sebagai Juruselamat dunia yang mati dan bangkit. Demikian juga dengan aliran gnostik. Mereka tidak setuju Yesus sebagai manusia sekaligus Tuhan yang bangkit dari antara orang mati. Apalagi menjadi Raja Damai yang kekal. Itu tak ada dalam kamus mereka.

Kelompok ini sangat aktif bahkan agresif menolak ajaran Kristus sekaligus dengan teladan-Nya. Mereka tidak percaya bahwa Yesus sudah bangkit dan menang dari kuasa maut, naik ke sorga, namun yang akan kembali untuk memghakimi kita sesuai perbuatan dan tingkah laku hidup kita.

Ilustrasi Bacaan Alkitab
Ilustrasi Bacaan Alkitab (Tribun Manado/Indra Sudrajat)

Itulah sebabnya rasul Yohanes menyerukan agar semua umat Tuhan yamg sudah hidup dalam kebenaran untuk waspada. Semua orang beriman jangan goyah dan harus teguh berpegang pada kepercayaannya kepada Tuhan. Kasih yang mula-mula, pengenalan akan Kristus dengan segala pengajaran dan keteladanan-Nya hendaklah dipertahankan.

Semua yang sudah diajarkan dan dikerjakan oleh para hamba Tuhan kepada seluruh umat-Nya, hendaklah jangan disia-siakan. Melainkan harus dipertahankan, dilanjutkan dan ditingkatkan lagi. Sebab kerja keras, karya iman yang nyata dalam prilaku hidup yang sudah mendarahdaging di antara umat Tuhan, itu menyenangkan hati Tuhan. Kita pasti akan menuai upah sesuai kadar iman dan perbuatan kita.

Umat harus bertahan meski dianiaya dan terus direcoki ataupun didoktrin dengan ajaran sesat. Iman percaya kepada Tuhan jangan kendor. Umat harus lebih waspada tapi juga lebih kuat, kokoh dan teguh dengan iman dan keyakinannya di dalam Tuhan. Sebab Kristus tidak akan meninggalkan umat-Nya sendirian dalam ketidakberdayaan. Itu janji Tuhan. Janji Tuhan sangat pasti ditepati tepat dan indah pada waktunya.

Karena itu Yohanes mengingatkan umat agar tidak kehilangan harta berharga yang tak ternilai yakni iman kepada Kristus yang sudah diwariskan dan diajarkan oleh para hamba Tuhan kepada mereka. Itu harus dipertahankan. Sebab mereka akan segera menuai upah dari kepengikutan dan ketaatan kepada Kristus. Sebab Tuhan pasti akan menolong dan mengaruniakan kasih karunia yang berlimpah ruah dalam hidup kita tepat pada waktunya. Dan, pasti upah yang kita terima melebihi apa yang kita harapkan dan bayangkan.

Demikian firman Tuhan hari ini
"Waspadalah, supaya kamu jangan kehilangan apa yang telah kami kerjakan itu, tetapi supaya kamu mendapat upahmu sepenuhnya." (ay 8)

Ketika kita berjerih lelah di dalam Tuhan, maka itu tidak akan pernah sia-sia. Hanya butuh kesabaran dan ketekunan bagi kita dalam berjerih lelah. Maka kita akan segera menuai hasil kerja iman kita di dalam Tuhan.

Baca juga: BACAAN ALKITAB - 2 Yohanes 1:5 Konsistensi Kasih Mula-mula

Baca juga: BACAAN ALKITAB - Yudas 1:3-7 Akibat Mengubah Anugerah

Rasul Paulus dalam nasihatnya kepada jemaat Korintus berkata:
"Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia." (1 Kor 15:58)

Kita yang setia memelihara dan hidup dalam iman, akan menerima upah dari Tuhan. Upah dari Tuhan itu jauh melebihi dari apa yang kita harapkan dan butuhkan. Pertolongan-Nya bagi kita tidak akan terlambat. Kita akan segera menerima upah dari Tuhan.

Janganlah takut. Sabarlah dan tetap setia dan taat pada-Nya. Jangan takut dan gentar oleh berbagai persoalan hidup yang menghadang. Jangan beri kesempatan kepada si jahat menguasai hidup kita. Tetaplah teguh di dalam Tuhan. Jangan buang dan sia-siakan iman dan percaya, ketaatan dan kesetiaan serta jerih lelah yang sudah kita tabur, hanya karena tergoda oleh tawaran iblis yang menyesatkan. Menyenangkan sesaat tapi menghancurkan masa depan dan kehidupan kita dalam kekekalan.

Karena itu sabarlah menderita. Tetaplah tekun hidup dalam Tuhan. Bersiaplah menuai dan menikmati upah dari Tuhan. Pasti akan datang indah dan tepat pada waktunya, serta pasti yang terbaik, melebihi apa yang kita bayangkan dan rindukan.

Sebagai keluarga dan orang Kristen, tetaplah berpegang pada kehendak firman Tuhan. Sebab Tuhan akan menjaga, melindungi dan memberkati hidup kita yang terus setia mengiring Dia, secara heran, dahsyat dan luar biasa. Amin

Doa: Tuhan Yesus, perteguh iman kami untuk terus bertekun di dalam Engkau, setia dan taat kepada Tuhan. Berkatilah kami selalu dalam segala hal. Amin

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved