Gorontalo
2061 Kepala Keluarga di Boalemo Gorontalo Terkena Dampak Banjir Bandang, Kabar Mereka Kini
Ribuan kepala keluarga terkena dampak banjir bandang di Boalemo, Gorontalo.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Ribuan kepala keluarga terkena dampak banjir bandang di Boalemo, Gorontalo.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boalemo ada 2061 Kepala Keluarga (KK) atau 6612 jiwa terdampak banjir bandang.
Pemerintah pun sudah berupaya untuk memberikan bantuan kepada warga.
Baca juga: BREAKING NEWS Kampung di Kecamatan Sitimsel Sitaro Dilanda Banjir Bandang, Jalan Tertutup Material
Mobil menerjang jalan poros utama Tilamuta, Boalemo-Gorontalo yang diterjang banjir.(hand over)
Kebanyakan warga membutuhkan air bersih.
Sebab akibat banjir tersebut air yang sering mereka konsumsi menjadi kotor.
Selain itu, pemerintah juga sudah memberikan bantuan berupa makanan kepada warga.
Sempat beberapa warga yang terjebak banjir dijemput dengan perahu karet.
Baca juga: Banjir Bandang Putus Akses Jalan Dua Kecamatan di Kepulauan Sitaro Sulawesi Utara, Rumah Warga Rusak
Ribuan warga terdampak itu terbagi di lima desa yang berada di dua kecamatan.
Secara rinci, warga terdampak di Desa Piloliyanga 616 KK atau 2.132 JIWA; Desa Limbato 427 KK atau 1.321 JIWA, Desa Mohunggo 450 KK atau 1350 jiwa, Desa Hungayonaa 25 KK atau 125 jiwa, Desa Lamu 53 KK atau 214 jiwa, dan di Kecamatan Dulupi 490 KK atau 1470 jiwa.
Menurut Mans Mopangga, Kepala BPBD Boalemo, penyebab banjir adalah intensitas hujan yang tinggi sehingga menyebabkan Sungai Tilamuta dan Sungai Tohulito meluap.
“Tadi itu tinggi air sudah setinggi dada orang dewasa. Makanya kami tadi kerahkan perahu karet untuk mengevakuasi warga,” ungkap Mans Mopangga dihubungi via whatsapp, Sabtu (17/12/2022).
Baca juga: Kemensos RI Salurkan Bantuan Bagi Warga Papakelan Minahasa Sulawesi Utara Terdampak Banjir Bandang
Menurut dia, luapan air dua sungai itu terjadi sejak pukul 17.00 Wita. Hingga 20.00 Wita, air terus menerjang permukiman warga, hingga menyebabkan pihaknya melakukan evakuasi.
Beruntung kata dia, saat ini air perlahan mulai surut, terutama di Desa Mohungo yang posisinya berada di jalan poros utama Kecamatan Tilamuta, Boalemo.
Meski begitu kata Mans, saat ini ia menerima kabar air mulai naik di dua desa di Kecamatan Dulupi, yakni Desa Tabongo dan Desa Dulupi.