Rabu, 3 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Kesehatan

Anda Hipertensi? Berikut 10 Tanaman Herbal yang Bisa Kurangi Risiko Serangan Jantung

Berikut 10 tanaman herbal yang bisa dicoba, serta kenali manfaatnya dalam mengobati hipertensi.

Tayang:
Editor: Rizali Posumah
HO/thinkstockphoto
Ilustrasi hipertensi - Anda Hipertensi? Berikut 10 Tanaman Herbal yang Bisa Kurangi Risiko Serangan Jantung 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Hipertensi jangan disepelekan, karena kondisi ini akan memicu penyakit semakin parah.

Bila hal ini dibiarkan, semakin lama akan semakin berdampak pada fungsi organ tubuh lainnya.

Karena tubuh terdiri dari banyak aliran darah, yang berisi nutrisi dan oksigen.

Untuk menurunkan kadar hipertensi dalam darah, cobalah rajin konsumsi tanaman herbal hipertensi.

Simak ulasannya berikut ini, 10 tanaman herbal yang bisa dicoba, serta kenali manfaatnya dalam mengobati hipertensi.

Penyakit Hipertensi dan Tandanya

Penyakit hipertensi dikenal dengan silent killer, yang artinya sering tidak menimbulkan gejala, namun saat diperiksa sudah dalam kondisi darurat.

Penting untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin agar mengetahui secara pasti risiko terkena hipertensi. Sekaligus bisa melakukan tindakan pengelolaan dan pencegahan sejak dini untuk menghindari komplikasi.

Meski demikian, disebut-sebut ada setidaknya beberapa tanda dari hipertensi yang sedang terjadi, seperti nyeri dada atau punggung, sesak napas, mati rasa, perubahan penglihatan, kesulitan berbicara, sakit kepala, hingga pusing.

Jika seseorang mengalami tanda-tanda ini, jangan ragu untuk memeriksakan diri dan pastikan tekanan darah tetap berada pada angka di bawah 180/120 mmHg sebagai tanda masih berada dalam angka normal.

Penyebab dan Faktor Risiko Hipertensi

Penyebab dari tekanan darah tinggi adalah adanya kondisi yang memicu tekanan darah di dalam arteri berada pada batas normal untuk waktu yang lama.

Beberapa faktor risiko yang memicu terjadinya tekanan darah yang terus menerus tinggi, yaitu riwayat keluarga dan penyakit, kurang gerak, merokok, konsumsi alkohol berlebih, stres, dan lainnya.

Dengan menjauhi penyebab dan faktor risiko tekanan darah tinggi, maka komplikasi akibat hipertensi seperti gangguan jantung, ginjal, stroke, hingga kematian dapat diminimalisir.

Tanaman Herbal Hipertensi dan Manfaatnya

Mengelola tekanan darah tinggi bisa dilakukan dengan konsumsi obat yang telah diresepkan dokter, bisa juga dimulai dengan perubahan pola makan dan gaya hidup.

Kenali berikut ini beragam jenis tanaman herbal hipertensi, yang bisa didapat dari bumbu dan rempah-rempah, dengan manfaatnya membantu menurunkan tekanan darah, yaitu:

1. Kemangi

Tanaman herbal pertama yang dapat dimanfaatkan adalah kemangi, karena kemangi mengandung senyawa seperti eugenol, bisa untuk membantu mengurangi tekanan darah, khususnya pada hewan. Untuk manusia diperlukan penelitian yang lebih banyak.

2. Bawang putih

Selanjutnya adalah bawang putih, karena bawang putih disebut bisa dimanfaatkan untuk berbagai kondisi masalah kardiovaskular, selain itu bersifat sebagai antioksidan dan antihipertensi yang dapat membantu menurunkan tekanan darah.

3. Kayu manis

Kayu manis juga disebutkan sebagai tanaman herbal yang membantu melebarkan dan mengendurkan pembuluh darah sehingga dapat bantu menurunkan tekanan darah.

4. Jahe

Berdasarkan hasil penelitian, jahe disebutkan dapat menurunkan tekanan darah karena bertindak sebagai penghambat saluran kalsium alami dan melebarkan pembuluh darah.

5. Kapulaga

Penelitian pada hewan dan manusia yang disebutkan oleh laman Healthline dikatakan kapulaga dapat membantu menurunkan tekanan darah dengan bertindak sebagai penghambat saluran kalsium alami dan diuretik.

6. Seledri

Tanaman herbal hipertensi selanjutnya adalah seledri, yang disebut dapat mengurangi tekanan darah sistolik dan diastolik.

Cara untuk mengonsumsinya bisa dijadikan jus dengan campuran madu dalam jumlah yang hampir sama. Dengan jumlah total sekitar 8 ons diminum tiga kali setiap hari selama seminggu.

7. Tomat

Tomat memiliki kandungan karotenoid, seperti likopen, beta karoten, dan vitamin E, juga sebagai antioksidan baik yang efektif menangkal radikal bebas, sehingga disebutkan sesuai untuk mengobati hipertensi ringan dan tanpa efek samping.

8. Basil

Hasil laporan menunjukkan basil membantu menurunkan tekanan darah sistolik, diastolik, dengan dosis efektif yang disebutkan adalah rata-rata 30 mg/kg.

Basil juga memiliki sifat antihipertensi dan memberikan efek baik bagi kardiovaskular.

9. Delima

Tanaman herbal lainnya adalah delima, yang bisa dijadikan jus untuk mengurangi tekanan darah tinggi karena membantu mengurangi aktivitas enzim pengubah angiotensin (ACE) dan menurunkan tekanan darah sistolik setelah meminum 50ml/hari jus ini selama setahun.

10. Kedelai

Tanaman lainnya yang bisa dimanfaatkan adalah kedelai, karena disebut efektif sebagai agen hipotensi dengan hasil sebuah studi yang disebutkan oleh laman ncbi.nlm.nih.gov menunjukkan penurunan tekanan darah sangat rendah. (*)

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini 

SUMBER: GRID 

Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved