RHK Sabtu 17 Desember 2022
BACAAN ALKITAB - Markus 1:8 Baptisan Oleh Yesus
Yohanes Pembaptis sebagai utusan Allah, sukses melaksanakan tugas pelayanannya. Ketika dia menyerukan perlunya pertobatan bagi semua umat Tuhan
Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
Markus 1:8
TRIBUNMANADO.CO.ID - Yohanes Pembaptis sebagai utusan Allah, sukses melaksanakan tugas pelayanannya. Ketika dia menyerukan perlunya pertobatan bagi semua umat Tuhan, maka banyak orang berbondong-bondong datang kepadanya. Mereka mengaku dosa, bertobat dari kejahatannya dan memberi diri mereka dibaptis.
Semua orang di daerah Yudea dan seluruh penduduk Yerusalem, datang ke padang gurun. Mereka menemui Yohanes Pembaptis dan dibaptis di sungai Yordan.
Mereka semuanya dibaptis dengan air oleh Yohanes, menyusul pertobatan dan pengakuan iman mereka, menyambut datangnya Sang Mesias.
Orang sangat banyak terpanggil dan datang kepada Tuhan melalui penginjilan Yohanes. Mereka mengaku dosa, bertobat dan dibaptis. Karena mereka ingin menyambut Sang Imanuel yang sudah ratusan tahun mereka nanti-nantikan. Sehingga ketika Yohanes berseru-seru di padang gurun, mereka tergerak hatinya dan mengambil langkah iman secara massal datang kepada-Nya.
Yohanes membaptis mereka dengan air di sungai Yordan. Tapi, Yohanes mengatakan bahwa, akan datang Seseorang yang akan membaptis umat-Nya dengan cara-Nya. Kalau Yohanes membaptis mereka dengan air, Yesus Kristus yang adalah Raja di atas segala raja itu akan membaptis mereka dengan Roh Kudus. Oleh kasih karunia Tuhan, semua orang yang percaya kepada-Nya akan dibaptis dengan baptisan Roh Kudus.
Hal itu sekaligus dimaksudkan oleh Yohanes untuk memerkenalkan Sang Immanuel yang akan datang itu adalah Tuhan yang menjelma menjadi Manusia. Sehingga apa saja yang Dia lakukan, pasti terjadi. Dialah yang akan membaptis manusia dengan baptisan-Nya yang sempurna, yakni baptisan Roh Kudus. Sebab Yesus adalah Firman yang menjadi Daging. Dialah Tuhan yang adalah Manusia atau Manusia yang adalah Tuhan.
Apapun yang dikerjakan-Nya, pasti berhasil. Sebab bersama Dia, kita tidak akan pernah gagal. Apapun yang diperbuat-Nya, pasti lancar dan jadi berkat bagi banyak orang. Sebab Dia adalah Tuhan yang maha baik. Dia selalu mengasihi kita umat-Nya. Dia datang ke dunia karena kasih-Nya yang tak terbatas untuk dunia, untuk seluruh umat manusia.
Baca juga: RENUNGAN HARIAN KELUARGA - Markus 1:8 Kebesaran Kuasa Yesus
Demikian firman Tuhan hari ini.
"Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus." (ay 7)_
Yohanes memerkenalkan Yesus yang jauh lebih tinggi dari dirinya. Dia membandingkan soal baptisan, bahwa baptisan yang dia lakukan sifatnya hanya simbolik dan terbatas. Sedangkan baptisan Yesus bersifat sempurna, nyata dan kekal. Yakni Baptisan Roh Kudus.
Baptisan Roh Kudus yang dimaksudkan Yohanes adalah baptisan yang menyatakan penyataan Yesus yang sungguh masuk dan hidup dalam tubuh dan jiwa kita. Sebab Roh Kudus itu akan berdiam dalam hati dan pikiran serta kehidupan kita selamanya. Sedangkan baptisan air dalam perspektif Yohanes hanya bersifat simbolik.
Baptisan Roh Kudus yang dilakulan oleh Tuhan Yesus itu sesungguhnya terjadi atau dilakukan secara nyata oleh Tuhan Yesus ketika hari Pentakosta, atau hari Ketuangan Roh Kudus. Pada saat itu, semua orang percaya dipenuhi oleh Roh Kudus dan dapat berbicara dalam berbagai bahasa dari setiap orang asing yang ada pada waktu itu.
Oleh baptisan Roh Kudus itu, Rasul Petrus dan semua rasul-rasul yang lain, termasuk rasul Paulus melakukan banyak tanda dan mujizat. Itulah sebabnya Yohanes mengatakan bahwa Baptisan Yesus berbeda dengan baptisannya. Sebab baptisan Yesus bersifat sempurna dan kekal.
Sahabat Kristus, sekali lagi Yohanes menyatakan kredo atau pengakuan imannya tentang siapa Yesus sesungguhnya. Bahwa Yesus adalah Manusia yang sempurna dan Tuhan. Dia adalah Anak Allah yang patut dipuji, disembah dan dimuliakan serta dilayani dengan sepenuh hati.
Kita sebagai keluarga dan umat Kristen haruslah menyaksikan dan mengenalkan Yesus kepada siapapun, dalam sikap, tutur kata dan perbuatan kita.
Lakukan segala pengajaran dan teladan-Nya dalam hidup kita. Niscaya semakin banyak orang percaya kepada Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat dunia.
Layanilah Dia. Lakukan segala kehendak-Nya. Muliakanlah Dia dalam segala hal dan dengan berbagai cara. Setia dan taatlah pada-Nya. Dia pasti mengasihi, menggendong dan memberkati kita selamanya. Amin
DOA: Tuhan Yesus, pakailah kami sebagai saksi-Mu yang terus hidup memulialan nama Tuhan, serta berkatilah kami selalu. Amin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kisah-yohanes-pembabtis.jpg)