Sulawesi Utara
Direct Call Ekspor Tuna Manado-Jepang Dibuka Lagi Setelah Sempat Mati Suri
Direct Call Ekspor ke Jepang melalui transportasi udara kembali dibuka, setelah sempat terhenti.
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID - Direct Call Ekspor ke Jepang melalui transportasi udara kembali dibuka, setelah sempat terhenti.
Produk Tuna pun siap dikirim dari Bandara Sam Ratulangi, Kota Manado menuju Narita, Jepang.
"Direct Flight sudah dibuka lagi," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulut, Tienneke Adam kepada tribunmanado.co.id, Rabu (14/12/2022).
Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Manado, Muhlin mengatakan, Pada 2022 direct call sempat berlangsung dari Februari hingga Mei 2022. Kemudian terhenti
"2022 hanya 11 kali, mulai 2 Februari 2022 pesawat berbadan lebar. Hanya 11 kali, kemudian mati suri," ungkap dia.
Selama periode itu total ekspor mencapai 52.255,70 kg dengan nilai US$ 520.225,41
Ia mengatakan, ada sejumlah kendala sehingga Direct Call sempat terhenti. Penyebabnya, maskapai tidak tersedia.
"Ada jemaah haji sehingga maskapai fokus ke sana," ujarnya.
Selain itu, bahan baku beberapa bulan ini luar biasa mahal, kemudian mata Yen juga turun
"Kalau sekarang kita buka lagi bahana baku tersedia dan murah," ujarnya. (ryo)
Daftar Direct Call Ekspor ke Jepang
3 Februari 2022 : 9.529,20 Kg - US$ 75.087,20
9 Februari 2022 : 2.127,80 kg - US$ 24.468,46
15 Februari 2022 : 2.391,70 kg - US$ 29.786,31
22 Februari 2022 : 5.643,60 kg - US$ 43.900,01