Kasus Terorisme di Indonesia
13 Daftar Kasus Terorisme yang Terjadi di Indonesia
Bila menenggok kejadian-kejadian sebelumnya, sudah ada belasan aksi terorime dengan cara bom bunuh diri yang terjadi di Indonesia.
Pelaku aksi bom bunuh diri tersebut terkonfirmasi atas nama Asmar Latin Sani.
Bom yang diledakkan dari dalam mobil di luar area hotel tersebut menewaskan 14 orang termasuk pelaku.
3. Bom Kedubes Australia
Aksi bom bunuh diri terjadi lagi di depan gedung Kedutaan Besar Australia di Jakarta pada 9 September 2004.
Pelaku aksi bom bunuh diri tersebut atas nama Heru Kurniawan yang meledakkan bom dari dalam mobil, dengan menewaskan 9 korban dan melukai lebih dari 180 orang lainnya.
4. Bom Bali II
Untuk kedua kalinya aksi bom bunuh diri terjadi di Bali pada 1 Oktober 2005, dengan menyasar lokasi serangan adalah kawasan yang dipadati wisatawan, yaitu RAJA’s Bar and Restaurant Kuta, dan Nyoman Café Jimbaran.
Aksi Bom Bali II ini menyisakan duka bagi 23 orang meninggal dunia termasuk pelaku.
5. Bom JW Marriot dan Ritz Carlton
Dua ledakan bom bunuh diri terjadi di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton, Jakarta, dengan selisih waktu hanya lima menit.
Ledakan bom bunuh diri tersebut terjadi di dekat Restoran Plaza Mutiara Hotel JW Marriot dan di coffe shop lobi Hotel Ritz Carlton, yang mengakibatkan 9 orang meninggal dan 53 orang luka-luka.
6. Masjid Az-Dzikra Cirebon
Aksi bom bunuh diri selanjutnya terjadi di Masjid Mapolresta Cirebon sebelum shalat Jumat pada 15 April 2011.
Pelaku aksi bom bunuh diri M. Syarif dan 25 orang lainnya termasuk Kapolresta Cirebon AKBP Herukoco mengalami luka-luka.
Aksi bom bunuh diri ini rupanya ditujukan untuk menyerang polisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-bom-gereja.jpg)