Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Minsel Sulawesi Utara

Rio Petani Cengkih di Minsel Sulawesi Utara Tetap Bersyukur Meskipun Hasil Panen Kurang

Rio Joseph pengusaha sekaligus petani cengkih di Amurang mengaku kalau produksi cengkih tahun ini berkurang.

Penulis: Manuel Mamoto | Editor: Chintya Rantung
IST
Ilustrasi cengkih 

"Tanaman cengkih di Minsel bisa di bilang itu musiman karena tidak setiap tahun itu ada panen raya, kebanyakan banyak sedikitnya hasil panen juga tergantung dari cuaca dan perawatan tanaman tersebut, " jelas Agus.

Lebih lanjut Agus sampaikan kalau saat ini ada sekitar 20.095 hektar luas pertanaman dan luas lahan potensial intuk tanaman cengkih sekitar 1446 hektar.

"Beberapa wilayah di Minsel yang merupakan daerah dominan tanaman cengkih diantaranya Tumpaan, Tatapaan, Sultra, Tareran, Motoling barat, Raniyapo, Kumelembuai dan Tenga ,"ujar Agus.

Agus juga menambahkan kalau harga cengkih tidak dipengaruhi Suplay and demand.

"Harga cengkih tidak dipengaruhi suplay and demand. Karena saat tidak ada panen raya, tidak ada pabrik rokok yang mau MOU dengan gudang-gudang besar di Sulut karena kebanyakan pabrik rokok juga punya perkebunan cengkih sendiri.

Untuk harga cengkih saat ini dikisaran seratus ribu rupiah, " tutup Agus. (Isak)

Baca juga: Wawali Tomohon Wenny Lumentut Harapkan Lulusan Unsrit Berikan yang Terbaik untuk Masyarakat

Baca juga: Harga Cengkih di Bolsel Sulawesi Utara Rp 120 Ribu per Kilogram

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved