Bolmong Sulawesi Utara

3 Tahun Belum Panen Raya, Petani Cengkih Bolmong Sulawesi Utara Harap Harga Stabil

Selama tiga tahun terakhir, petani cengkih di Bolmong dan sekitarnya belum panen raya. Hal tersebut diduga akibat faktor cuaca.

Penulis: Sujarpin Dondo | Editor: Isvara Savitri
tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
Petani cengkih di Bitung, Sulawesi Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLMONG - Saat ini harga komoditas cengkih di Manado mencapai Rp 100-Rp 124 ribu per kilogram.

Harga cengkih saat ini tentunya membawa angin segar bagi para petani cengkih yang ada di Sulawesi Utara.

Meskipun dalam tiga tahun terakhir para petani cengkih di Bolaang Mongondow Raya (BMR) belum pernah lagi merasakan panen raya, namun harga ini setidaknya bisa membuat para petani cengkih merasa lega.

"Kalau benar harga cengkih saat ini di Manado sekilo sampai Rp 100-124 ribu tentunya saya senang, meski dalam tiga tahun terakhir komoditi cengkih belum panen raya," ucap salah satu petani cengkih asal Kotamobagu, Arfan Bangki kepada tribunmanado.co.id.

Ayah dua anak ini mengaku bahwa produksi cengkih di Bolmong dan sekitarnya belum memasuki panen raya.

Jadi selama pohon cengkih belum berbuah, yang bisa dilakukan petani adalah terus merawat pohon cengkih agar nanti saat berbuah bisa merasakan panen seperti petani lainnya.

"Sudah tiga tahun ini cengkih belum berbuah, mungkin karena faktor alam yang selalu hujan. Namun meski begitu sebagai petani cengkih saya tetap merawat dengan membersihkan rumput di bagian bawah pohon cengkih, dan sesekali diberi pupuk," ucapnya.

Arfan juga mengaku bila harga cengkih seperti saat ini dan bertepatan dengan musim panen pasti banyak petani cengkih yang sejahtera.

"Pastinya kalau harga seperti saat ini, dan bila bertepatan dengan panen raya bukan hanya petaninya saja yang merasakan namun, pekerja juga seperti orang sewaan juga turut merasakan perputaran ekonomi yang besar," tambahnya.

Rio Petani Cengkih di Minsel Sulawesi Utara Tetap Bersyukur Meskipun Hasil Panen Kurang

Baca juga: Fernando Santos tak Jamin Cristiano Ronaldo Main saat Portugal Lawan Swiss

Baca juga: Pemprov Sulawesi Utara Adakan Pameran Historika dan Alat Musik Tradisional di Museum Budaya Manado

Produksi Cengkih di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mengalami penurunan dalam dua tahun belakangan ini.

Akibatnya Petani cengkih di Kabupaten Minahasa Selatan belum bisa mendapatkan keuntungan sebagaimana yang diharapkan.

Rio Joseph pengusaha sekaligus petani cengkih di Amurang mengaku kalau produksi cengkih tahun ini berkurang.

"Tahun ini produksi cengkih tidak sampai setengahnya dibandingkan tahun lalu, padahal biasanya dua tahun sekali itu sudah panen raya, " kata Rio saat diwawancarai Tribun Manado, Selasa (6/12/2022).

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved