Brigadir J Tewas
Naluri Ibu Tak Bisa Dibohongi, Didoktrin dengan Skenario Sambo, Ibu Bharada E Tahu Anaknya Bohong
Sunandang Junus Lumiu dan Rynecke Alma Pudihang, orangtua Bharada E mengungkap cerita pilu.
Enggak lama kemudian ibu PC datang duduk di samping FS. Dia (FS) diam, nangis, dia bilang 'Yosua sudah melecehkan ibu di Magelang'.
Dengar itu saya kaget, takut juga, dalam hati 'ini betulkah?'," kata Bharada E dilansir TribunnewsBogor.com dari Kompas TV.
Yang paling membuat Bharada E syok adalah saat Ferdy Sambo menyebut Yosua pantas mati atas tindakannya.
Di momen itulah, Bharada E melihat Ferdy Sambo menangis.
"Dia (Ferdy Sambo) bilang 'kurang ajar anak itu. Dia sudah enggak menghargai saya.
Dia menghina harkat dan martabat saya'. Dia bicara sambil emosi, nangis, mukanya merah. Dia (FS) bilang ke saya 'memang harus dikasih mati anak itu'," pungkas Bharada E.
Yuni Hutabarat Bereaksi

Baca juga: Bharada E Ungkap Kesaksian Terbaru di Persidangan, Kakak Brigadir J Merinding: Betapa Jahatnya
Turut menonton siaran langsung sidang dengan terdakwa Bharada E tersebut, kakak mendiang Yosua, Yuni Hutabarat bereaksi.
Melalui laman media sosialnya, Yuni merinding dengan cerita Bharada E yang mengungkap keterlibatan Putri Candrawathi dalam perencanaan skenario Ferdy Sambo.
"Merinding. Bharada E dengan lugas bongkar rencana sambo dan PC yang runding dengan dirinya di hari sebelum kematian Brigadir J. Fix PC terlibat berencana," tulis Yuni di unggahan Instagram-nya, Kamis (1/12/2022).
Tak cuma Yuni, tante Yosua, Roslin Simanjuntak dan Rohani Simanjuntak pun angkat bicara terkait kesaksian terbaru Bharada E.
Mereka geram dengan banyaknya kebohongan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di kasus kematian Yosua.
"Sampai kapan kah si FS dan PC ini berbohong. Dan berdalih terus," imbuh Roslin Simanjuntak di akun Facebook-nya.
"Kejahatan luar biasa semua merencanakan membunuh almarhum Brigpol Nofriansyah Yosua Hutabarat," imbuh Rohani Simanjuntak.
Artikel ini telah tayang di TribunNewsmaker.com
Baca Berita Lainnya di: Google News