Kebakaran di Bitung

Kapolsek Aertembaga Sebut Kebakaran 2 Rumah di Bitung Sulawesi Utara Telan Kerugian Rp 500 Juta

Kapolsek Aertembaga Sebut Kebakaran 2 Rumah di Bitung Sulawesi Utara Telan Kerugian Rp 500 Juta.

tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
Kapolsek Aertembaga Sebut Kebakaran 2 Rumah di Bitung Sulawesi Utara Telan Kerugian Rp 500 Juta 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID – Dua rumah di Kompleks Perumahan Yuka Kelurahan Winenet 2 Kecamatan Aertembaga, Bitung, Sulawesi Utara, terbakar, Selasa (29/11/2022) malam.

Kapolsek Aertembaga AKP Mohammad Taufiqurrahman berikan keterangan terkait penyebab kebakaran.

Dari keterangan sejumlah saksi mata kepada pihak kepolisian, penyebab kebakaran dua unit Djani Zakaria dan Jemmy Dama (Dama Husain) dikarenakan akibat ledakan tabung Gas Elpiji 3 Kg di rumah Djani Zakaria

“Faktor lainnya, karena posisi rumah yang berdekatan sehingga api cepat membakar kedua rumah di RT 13 lingkungan IV,” kata Kapolsek Aertembaga AKP Mohammad Taufiqurrahman, Rabu (30/11/2022).

Akibat kebakaran tersebut, tidak ditemukan adanya korban jiwa melainkan hanya kerugian material yang di perkirakan sekitar Rp 500 juta.

Kapolsek menerangkan sebagaimana keterangan saksi-saksi di tempat kejadian perkara Selasa (29/11/2022) pukul 20.35 Wita.

Jelas dia saksi Siti Zakaria meminta bantuan kepada laki-laki Sahrun Dama yang saat itu sedang duduk diteras rumahnya untuk mengantikan Tabung Gas Elpiji 3 Kg yang ada dirumah Siti. 

Sekitar pukul 20.40 wita, saksi mendengar teriakan dari Sahrun Dama meminta kain - kain bekas untuk di tutup pada Tabung Gas Elpiji 3 Kg dikarenakan sudah menimbulkan api.

Aetelah mendengar permintaan tersebut Saksi bersama anaknya Fatur Akuba langsung menuju ke dapur.

Tiba di dapur saksi melihat api sudah membesar dan seketika itu saksi bersama Sahrun Dama dan Anaknya langsung keluar dari rumah. 

Ditambahkan, bahwa setelah berada diluar Rumah saksi mendengar suara ledekan.

Setelah itu api langsung membesar sehingga menyebabkan rumah milik Djani Zakaria dan Jemmy Dama terbakar. 

Sementara itu dari keterangan Sahrun Dama, pada saat saksi sedang mengantikan Gas Elpiji 3 Kg terdengar suara hembusan Gas dari tabung.

Saksi langsung mencabut regulator dan langsung mengantikan karet yang ada di Tabung Gas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved