Manado Sulawesi Utara
Full Day School Diterapkan Bertahap di SD dan SMP di Manado Sulawesi Utara
Wacan full day school di Manado ditolak oleh sebagian besar orangtua. Namun, Dinas Pendidikan Manado akan menerapkannya secara bertahap.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Full day school atau sekolah sepanjang hari akan diterapkan secara bertahap di SD dan SMP di Kota Manado, Sulawesi Utara.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Manado, Deysie Lumowa, menuturkan pemberlakuan full day school masih menanti kesiapan sekolah.
"Memang ada yang sudah terapkan, tapi masih banyak juga yang belum," katanya, Rabu (30/11/2022).
Ungkap Deysie Lumowa, penolakan full day school datang dari para orang tua.
Mereka keberatan anaknya bersekolah hingga sore.
"Keberatan datang dari orang tua," katanya.
Ungkap Deysie Lumowa, full day school lebih banyak manfaatnya.
Anak-anak bisa memperoleh pelajaran yang intensif serta ekstra kulikuler.
"Waktu mereka di sekolah lebih banyak, ini justru mengurangi beban orang tua. Daripada mereka diam di rumah, lebih baik ada di sekolah," katanya.
Deysie Lumowa sudah merancang full day school yang fleksibel.
Baca juga: Renungan Harian Kristen, Mazmur 130:5 TB: Masa Penantian
Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Besok Kamis 1 Desember 2022, Aries Lupakan Masa Lalu, Capricorn Terlalu Curiga
Salah satunya bisa minta izin jika ada ibadah.
"Jika ada mengaji atau kegiatan Rabu Gembira bisa izin tak ikut full day school," katanya.
Deysie Lumowa membeberkan, ke depan pihaknya akan terus menyosialisasikan full day school kepada orang tua.
Ia berharap makin banyak sekolah yang terapkan full day school.
Wacana full day school siswa SD kelas 4, 5, dan 6 di Manado layu sebelum berkembang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kadisdikbud-manado-Deysie-Lumowa-foto-sendiri.jpg)