Jumat, 29 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Brigadir J Tewas

Rekaman CCTV Diputar, Terekam Orang-orang Panik Setelah Brigadir J Ditembak

Simak isi rekaman CCTV di Komplek Polri atau sekitaran rumah dinas Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan berikut ini.

Tayang:
Editor: Tirza Ponto
Youtube Kompas TV
Rekaman CCTV Diputar, Terekam Orang-orang Panik Setelah Brigadir J Ditembak 

Sambo pun turun dari mobilnya didampingi seorang ajudan. Saat itu dirinya terlihat memakai baju berwarna cokelat.

Selanjutnya mobil sambo putar balik di ujung gang dan parkir di belakang mobil yang tadi ditumpangi Putri.

Dua orang pun keluar dari mobil Sambo. Kemudian disusul oleh seorang berbaju putih keluar dari mobil Putri Candrawathi.
"Kemarin orang ini diidentifikasi sebagai Yosua," kata Wahyu Iman.

Sebagaimana diketahui, sehari sebelumnya video yang sama juga telah diputar dalam persidangan atas terdakwa Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf.

Saat itu, Majelis Hakim melontarkan pertanyaan kepada saksi yang hadir, yaitu mantan Staf Pribadi Ferdy Sambo, Chuck Putranto.

"Ada orang memakai baju putih itu siapa?"

"Almarhum Yosua," kata Chuck di dalam persidangan pada Senin (28/11/2022).

Setelah itu, di dalam cuplikan video CCTV yang diputar, beberapa orang terlihat panik pasca-kejadian penembakan.

Tak lama setelah itu, sebuah mobil SUV berwarna hitam tampak datang dan parkir di depan gerbang rumah dinas.

Kemudian terlihat isteri Ferdy Sambo, Putri Cadrawathi memasuki mobil tersebut.

Kemudian seorang berbaju biru tampak berlari menuju gerbang komplek dan membukanya agar mobil itu bisa lewat.

Diketahui kemudian mobil yang ditumpangi Putri Candrawathi itu melaju ke arah rumahnya di Jalan Saguling.

Kuasa Hukum Minta Jaksa Tampilkan CCTV

Kuasa hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis meminta adanya bukti yang pasti soal peristiwa senjata api (senpi) jenis HS-19 yang jatuh dari tangan kliennya saat tiba di rumah dinas di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan sebelum insiden penembakan.

Arman meminta kepada jaksa penuntut umum (JPU) untuk menayangkan tayangan kamera CCTV dari penyidik untuk mengetahui secara detail peristiwa itu.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved