Sulawesi Utara
Soal Deklarasi Capres dan Koalisi, Ketua Umum Partai Demokrat AHY: Ingin Demokrat Jadi Jangkar
AHY masih belum memastikan apakah dirinya akan menjadi capres dari Partai Demokrat. Ia mengatakan dinamikan politik jelang Pemilu 2024 terus berubah.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), belum bisa memastikan kapan dirinya akan mendeklarasikan diri sebagai calon presiden (capres) dari Partai Demokrat, Jumat (25/11/2022).
Nama AHY mengkristal sebagai capres untuk Pemilu 2024.
Bahkan, ia digadang-gadang bakal dipinang oleh capres dari Partai Nasdem, Anis Baswedan, dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Bicara tentang deklarasi capres, AHY bilang politik semakin menarik diikuti.
Selain itu, suasana akan menghangat dan dinamis di penghujung tahun 2022 dan awal tahun 2023.
“Karena itu, kami akan terus berikhtiar, berusaha agar membangun komunikasi semakin baik. Saya tidak menyampaikan kapan itu (deklarasi), karena dalam politik semuanya mungkin terjadi. Bisa hari ini, besok, minggu depan dan seterusnya, kami ingin menghadirkan sebuah momentum yang baik didahului dengan bukan hanya menyamakan visi misi dan bangun chemistry diantara partai yang mengusung perubahan dan perbaikan,” kata AHY usai melantik Pengurus DPC Partai Demokrat se-Sulawesi Utara di Manado Convention Center (MCC), Kota Manado, Jumat (25/11/2022).
Menurut AHY, Partai Demokrat ingin menjadi jangkar dalam narasi perubahan dan perbaikan.
Demokrat terus melakukan komunikasi baik dengan Partai Nasdem dan PKS.
Tujuannya agar nanti ada ruang dan benar-benar jalan yang baik untuk poros perubahan ini.
Terkait dengan gaung koalisi antara Demokrat dan Nasdem, hal itu adalah proses yang terus berjalan.
Baca juga: Agus Harimurti Yudhoyono Serukan Pesan Kasih di Acara Pranatal Partai Demokrat Sulawesi Utara
Baca juga: Terancam Bakal Dipolisikan Lesti Kejora dan Rizky Billar, Kiky Saputri: Apa yang Akan Dilaporin?
Prosesnya tak sederhana, hanya dalam sepekan dan dua pekan pertemuan.
Pertemuan harus semakin intens.
Dengan semangat, Partai Demokrat ingin memahami satu sama lain dan mencari titik temunya.
“Titik temu itu yang paling penting, karena kalau benar-benar koalisi itu terbentuk sata harap solid, tidak musah retak dan rentan. Harus berpikir bagaimana setelah itu strategi pemenangannya, karena jika sukses (koalisi) bisa membawa perubahan dan perbaikan untuk rakyat,” jelasnya didampingi istri tercinta Anisa Pohan dan Ketua DPD Partai Demokrat Sulut, Elly Lasut.
Agus Harimurti Yudhoyono Serukan Pesan Kasih di Acara Pranatal Partai Demokrat Sulawesi Utara
