Minahasa Utara
Melalui Dana CSR, PLTU Sulut-3 Bangun 850 Meter Jalan Produksi di Desa Kema 1 Minahasa Utara
Pembangunan jalan produksi di Desa Kema Satu, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
Penulis: Nielton Durado | Editor: Handhika Dawangi
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - PT Minahasa Cahaya Lestari (PLTU Sulut-3) ikut membantu pembangunan jalan produksi di Desa Kema Satu, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
Pembangunan jalan produksi yang sudah dilaksanakan dalam beberapa bulan ini merupakan bentuk kepedulian PLTU Sulut-3 kepada masyarakat Desa Kema Satu, terutama yang berprofesi sebagai petani.
Operational dan Managemen Head PLTU-3 Sulut yakni Selwe Raja, mengatakan pihaknya setiap tahun membantu masyarakat yang ada disekitar perusahaan melalui dana CSR.
"Tahun ini CSR kami adalah membangun jalan produksi di Desa Kema Satu, panjang jalan ini sekitar 850 meter," ujarnya saat membawakan sambutan diperesmian jalan Desa Kema Satu, Jumat 25 November 2022.
Selwe berharap pembangunan jalan ini bisa mempermudah akses bagi masyarakat yang ada di Desa Kema Satu terutama para petani.
Karena sebelumnya para petani di Desa Kema Satu sangat kesulitan membawa hasil pertaniannya dari sawah, dikarenakan jalan yang masih becek.
"Pada intinya kami berharap pembangunan jalan melalui CSR ini bisa mempermudah akses bagi masyarakat yang berprofesi sebagai petani, sehingga nantinya bisa berdampak bagi peningkatan ekonomi," ucapnya.
"Semoga kedepannya jalan produksi ini bisa dimanfaatkan dengan baik. Selain itu kerjasama antara desa Kema Satu dan kami juga bisa terus terjalin dengan baik," tegas dia.
Sementara itu, Kepala Desa (Hukum Tua) Kema Satu Maya Anthony sangat mengapresiasi pembangunan jalan produksi yang sudah dibangun oleh PLTU Sulut-3 di desanya.
Ia mengatakan jika warga di Desa Kema Satu saat ini sudah tak lagi khawatir dengan akses jalan yang sebelumnya rusak.
"Warga di Desa Kema Satu sangat mengapresiasi pembangunan jalan ini, terutama para petani," kata dia.
"Kalau dulu para petani hanya bisa menyewa roda sapi untuk mengeluarkan hasil pertanian, kini mobil dan motor sudah bisa masuk," ucapnya.
Dirinya juga yakin jika adanya pembangunan jalan produksi sepanjang 850 meter ini akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat terutama petani di Desa Kema Satu.
"Kami yakin ada dampak ekonominya. Jika infrastruktur jalan sudah baik maka masyarakat yang latar belakangnya petani juga mudah untuk menjual hasil-hasil pertanian yang ada di desa," ungkapnya.
Ia pun berharap agar PT Minahasa Cahaya Lestari (PLTU Sulut-3) tidak bosan-bosan untuk membantu masyarakat yang ada di desa Kema Satu.
"Semoga kedepannya akan ada lagi program-program yang membantu masyarakat melalui CSR seperti ini," tandasnya. (Nie)