Ki Joko Bodo Meninggal Setelah Hijrah, Ayda Prasasti Sang Putri Sebut Bukan Lantaran Guna-guna
Terakhir beredar kabar bahwa Ki Joko Bodo sempat mengalami penyakit asam urat.
Ki Joko Bodo memang sudah jarang tampil di layar kaca.
Terakhir beredar kabar bahwa Ki Joko Bodo sempat mengalami penyakit asam urat.
Hal itu terungkap ketika banyak isu yang menyebutkan Ki Joko Bodo sempat sulit berjalan.
Ayda Prasasti yang menjelaskan bahwa ayahnya itu menderita asam urat.
"Terakhir kali yang digede-gedein kayak guna-guna padahal bukan guna-guna say, itu asam urat," Ucap Sasti dilansir dari kanal YouTube Cumicumi.
"Menghambat aktifitasnya untuk berjalan aja, iya benar. Tapi bukan diguna-guna ya, itu ada penjelasan medisnya," Lanjutnya.
Ki Joko Bodo sendiri merupakan sosok figur publik dunia hiburan Tanah Air.
Melansir Tribunnews.com, Ki Joko Bodo lahir di Bali pada tahun 1964, namun ia besar di Yogyakarta sejak duduk di bangku SMP.
Pada tahun 1990-an Ki Joko Bodo terdaftar aktif sebagai salah satu mahasiswa fakultas ekonomi universitas swasta di Yogyakarta.
Ia pun berhasil menyelesaikan pendidikan dan lulus dengan gelar sarjana ekonomi.
Namanya mulai dikenal semenjak menjadi paranormal dengan ciri khas rambut gondrong.
Keputusannya menjadi paranormal ini ia ambil lantaran dulu semasa kuliah pernah mempelajari beberapa hal berbau mistik dan klenik.
Namun belakangan Ki Joko Bodo memilih untuk meninggalkan dunia paranormal tersebut.
Rambut gondrong yang menjadi ciri khasnya itu pun dipangkas setelah ia memutuskan untuk memperdalam ilmu agama.
Bahkan Ki Joko Bodo juga memutuskan mewakafkan satu di antara sekian rumahnya untuk dijadikan masjid.
Rumah yang diwakafkannya tersebut adalah tempat di mana ia dulu membuka praktik paranormal.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id