Sulawesi Utara
Bank SulutGo Pastikan Tak Ada Data Nasabah Bocor ke Tangan Hacker
BSG memastikan bahwa data nasabahnya. Mereka mengatakan bahwa data yang dijual oleh hacker tidak sinkron dengan data nasabah BSG.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Bank Sulut Gorontalo (Bank SulutGo atau BSG) memastikan data nasabahnya aman.
BSG memastikan tidak ada data nasabah yang bocor sebagaimana yang sempat beredar di media.
Pemimpin Divisi Corporate Secretary (Corsec) BSG, Linda Moniaga, mengatakan pihaknya sudah melakukan penelusuran internal oleh tim IT BSG.
"Data yang diklaim itu tidak valid. Bukan data nasabah," kata Linda kepada Tribunmanado.co.id, Senin (21/11/2022).
Katanya, dari penelusuran, data yang ada tidak sinkron.
"Jadi misalnya namanya si A, NIK-nya milik orang lain. Alamatnya juga tidak sesuai," Katanya.
Ia pun mengimbau kepada nasabah BSG menjaga kerahasiaan data-data pribadi terkait tabungan, deposito atau produk perbankan lainnya.
"Jangan pernah beritahukan PIN ATM, password BSGmobile ataupun kode OTP kepada siapun," katanya.
Heboh data ratusan nasabah BSG terjadi pekan lalu.
Sebagaimana dilansir TribunGorontalo.com, diungkapkan, sebanyak 587 data nasabah Bank Sulutgo (BSG) diduga bocor.
Baca juga: UPDATE Korban Meninggal Dunia Gempa Cianjur Bertambah Menjadi 62 Orang, 25 Lainnya Masih Tertimbun
Baca juga: 107 Keping Medali Antar Tuan Rumah Duduki 3 Besar Porprov Sulut 2022
Data itu bahkan kini dijual di forum breached oleh seorang hacker.
Ditelusuri TribunGorontalo.com, hacker itu bernama H4dez.
Dari postingan tersebut, jelas ditulis data 587 nasabah bank SulutGo tersebut dijual sejak 8 Oktober 2022 lalu.
Tidak jelas berapa harga yang ditawarkan oleh H4dez. Ia hanya menjelaskan jika pembayaran bisa dilakukan melalui pihak ketiga.
Sebagai upaya meyakinkan pembeli, H4dez melampirkan 22 sample data nasabah.

Data-data itu terdiri dari Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap, alamat, email, nomor telepon, hingga nomor rekening bank SulutGo.
Dari sejumlah data yang dilampirkan, ada beberapa ternyata adalah pegawai BPBD Kabupaten Gorontalo, pegawai dinas PU Kota Gorontalo, hingga data seorang Guru Bahasa Inggris di Gorontalo Utara.
Data-data itu berhasil didapatkan TribunGorontalo.com dengan melacak nomor telepon yang dilampirkan oleh H4dez.
Hingga saat ini, data tersebut masih berstatus “Seling” dengan judul Indonesia Regional Bank customer data [banksulutgo.co.id].
Sebagai informasi, Breacher adalah forum yang digunakan akun hacker bernama Bjorka membocorkan dan menjual data-data penduduk Indonesia.
Baca juga: Perbandingan Statistik Senegal vs Belanda Jelang Laga Piala Dunia 2022, 70 - 40 Persen Tim Oranje
Baca juga: Harga HP Samsung A73 5G Dijual Rp 7 Jutaan, Jadi yang Termahal di A Series, Ternyata Spesifikasi Ini
Sejumlah data yang dijual Bjorka di forum tersebut diduga dari Kominfo RI dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.(*)