Renungan Harian
Renungan Harian Kristen, Nahum 1:7-8a, Tuhan Itu Baik
Renungan harian Kristen hari ini mengenai Tuhan itu baik yang terdapat dalam Nahum 1:7-8a.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian Kristen hari ini mengenai Tuhan itu baik yang terdapat dalam Nahum 1:7-8a,
"TUHAN itu baik; Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan; Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepada-Nya dan menyeberangkan mereka pada waktu banjir..."
Tribunners,
Kita sering berkata di dalam doa maupun pujian penyembahan, bahwa Tuhan itu baik. Ini bukan merupakan pernyataan biasa yang tanpa dasar, melainkan bentuk pengakuan terdalam dari hati kita karena kita mempunyai pengalaman menikmati kasih karunia dan anugerahNya.
Seharusnya tak ada seorangpun di antara umatNya yang membantah hal ini. Artinya, setiap kita mutlak mengakui bahwa Tuhan itu baik.
Kebaikan Tuhan tidak dapat disetarakan dengan kebaikan manusia. Sebab kebaikan manusia itu terbatas, tetapi kebaikan Tuhan bersifat terus-menerus dan tak terbatas.
Di tengah-tengah penindasan dan kekejaman yang dilakukan pemerintahan Asyur kepada umat Allah, Tuhan menunjuk nabi Nahum untuk menyampaikan nubuat tentang hukuman Allah bagi Asyur; dan di saat yang bersamaan Nahum juga memberitakan penghiburan bagi umat Allah.
Nama Nahum berarti penghiburan. Jadi, Tuhan sangat memperhatikan keadaan umat-umatNya yang dalam kesesakan dan penderitaan, Ia mengirim “penghiburan” kepada mereka; dan berita terbesar dari penghiburan itu adalah Tuhan itu baik.
Dalam ayat renungan hari ini, kebaikan Tuhan dinyatakan dalam tiga hal, yaitu:
1. Tuhan sebagai tempat pengungsian pada waktu kesusahan.
Hidup yang kita jalani di dunia ini tidak selamanya baik-baik saja. Ada kalanya Tuhan ijinkan goncangan, tantangan dan penindasan, sehingga kita alami kesusahan. Saat alami hal demikian, keadaan kita seperti pengungsi-pengungsi yang membutuhkan pertolongan, karena kita tidak tahu harus berbuat apa. Pada saat itulah, Tuhan - Raja segala raja, mau membuka diriNya sebagai tempat pengungsian bagi kita. Bukankah ini merupakan penghiburan terindah bagi kita?
2. Tuhan mengenal umatNya yang berlindung kepadaNya.
Saat kita datang berlindung kepada Tuhan, kita akan mendapati bahwa IA mengenal kita. Pengenalan Tuhan itu mencakup seluruh aspek hidup kita, sehingga tak ada yang tidak diketahui oleh Tuhan tentang kita. Ini seharusnya menjadi kesenangan kita, sebab Ia tahu persis sampai kedalaman lubuk hati kita; sehingga apa yang sedang kita butuhkan, Tuhan sudah siapkan jawabannya.
3. Tuhan menolong dan meyelamatkan umatNya pada waktu bencana.
Kita harus percaya bahwa Tuhan pegang kendali atas seluruh hidup kita. Dalam keadaan yang terburuk dan tersulit sekalipun, Tuhan selalu ada untuk menolong dan menyelamatkan kita. Termasuk ketika Ia ijinkan kita alami bencana atau musibah. Kalimat “menyeberangkan mereka pada waktu banjir” dalam ayat pokok merupakan bukti campur tangan Tuhan untuk menyelamatkan umatNya dari segala macam bencana atau dari persoalan-persoalan yang tidak diharapkan terjadi, yang datang secara tiba-tiba.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Renungan-Harian-Kristen-Nahum-17-8a-Tuhan-Itu-Baik.jpg)