Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Porprov Sulut 2022

Kotamobagu Borong 12 Medali dari Kickboxing di Porprov Sulut 2022, Atletnya Dilatih Atlet MMA

Para atlet Kickboxing Kotamobagu dilatih oleh seorang atlet MMA atau Mixed Martial Arts pemegang sabuk kelas Welter. Namanya Windri Patilima.

Penulis: Randi Tuliabu | Editor: Handhika Dawangi
Istimewa
Kotamobagu borong 12 medali di Kickboxing Porprov Sulut 2022. 

Persiapan Matang.

Sebelum menjadi juara, Windri sudah lebih dulu berlatih dengan keras.

Dia terus menajamkan kemampuan agar bisa menaklukkan Theo yang dikenal sebagai petarung komplet.

Dia merasa sudah saatnya sabuk juara berpindah ke juara baru. Selain itu, Windri juga mengusung misi memberikan kekalahan perdana bagi Theo di One Pride.

"Saya bersyukur akhirnya diberikan kesempatan title fight. Dengan ini, saya bisa merebut sabuk juara dan memberikan Theo kekalahan perdana di One Pride," lanjut dia.

Dia pun mengakui latihannya berbeda dengan petarung kebanyakan yang memilih berlatih di camp yang lebih bagus. Dia justru memilih fokus berlatih di kampung halamannya di daerah Kotamobagu, Sulawesi Utara.

Menurutnya, dengan berlatih di kampung sendiri bakal membuat kemampuannya semakin berlipat.

"Saya melihat Theo banyak kelebihannya. Saya merasa bisa mengimbanginya dengan berlatih keras di kampung sendiri," kata Windri

Profil Windri Patilima

Windri patilima lahir di Kotamobagu, Sulawesi Utara pada 19 Juli 1993.

Dia merupakan putra bungsu pasangan almarhum Hamengku Patilima dan Maodok Mokoginta.

Berdasarkan informasi yang diterima, Ayahnya berasal dari Desa Bolangitang, sedangkan sang ibu merukan asli Bilalang, dan saat ini tinggal di Desa Bilalang 2, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara.

Dia memiliki kakak laki-laki bernama Meydi Patilima dan kakak perempuan Selsia Patilima.

Windri ditinggal sang ayak ketika masih berumur 12 tahun, walaupun sempat terpukul atas kepergia ayah menghadap yang Mahakuasa, Windri kecil pun harus merubah kehidupannya dari anak manja menjadi anak yang tangguh.

Setelah dewasa, ia menikahi gadis asal Bungko, Kota Kotamobagu, Winda Kobandaha, dari hasil pernikahan tersebut, Windri dan Winda dikaruniai dua orang anak yakni Annisa Patilima dan Mohammad Nabawi Alfarizi Patilima.

Olahraga beladiri bukan hal yang baru bagi Windri, karena sebelum bergabung dengan Bogani MMA, Ia sudah berlatih pencak silat dari sepupunya, Tuto Manangin, yang merupakan pelatih perguruan silat di Desa Bilalang 2 Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara.

Sedangkan di Bogani MMA, Windri mendapatkan bimbingan langsung dari pelatih Andrey Pakaryanto. (*)

Baca Berita Lainnya di : Google News

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved