Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Manado Sulawesi Utara

Dugaan Ada Retribusi Rp 70 Ribu Ditagih Staf PD Pasar Bersehati ke Pedagang, Ini Kata Irving Biki

Direktur Operasional Pasar Bersehati Manado Irving Biki bereaksi keras dengan dugaan pembayaran oleh pedagang Pasar Bersehati yang berjualan

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Chintya Rantung
IST
Pedagang pasar bersehati Manado Sulawesi Utara 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Direktur Operasional Pasar Bersehati Manado Irving Biki bereaksi keras dengan dugaan pembayaran oleh pedagang Pasar Bersehati yang berjualan di mobil pick up kepada staf PD Pasar.

Sebut dia, hal tersebut tak diperkenankan.

"Siapa pedagang yang ditagih iuran bongkar muat Rp 70 ribu, nanti saya cari tahu," katanya kepada wartawan Jumat (18/11/2022).

Ia menegaskan, staf tersebut akan dipecat bilamana terbukti.

Sebut dia, direksi selalu bersikap tegas pada pegawai yang melanggar.

"Dan bukan baru kali ini direksi pecat pegawai yang melanggar," katanya.

Diketahui sesuai pemberitaan tribunmanado Selasa (15/11/2022), sejumlah pedagang yang berjualan di pick up mengaku membayar retribusi sebesar 70 ribu oleh oknum staf PD Pasar Manado.

Sebagian pedagang sayur, bahan pokok, dan buah di Pasar Bersehati Hebat, Manado, Sulawesi Utara, memilih berjualan menggunakan mobil pick up.

Para pedagang ini beralasan tidak menyewa lapak, karena cukup ribet mengurus masalah administrasi.

Belum lagi jika mendapat kios di lantai dua, barang dagangan sering tidak laku. Karena berjualan menggunakan mobil pick up, Perusahaan Daerah (PD) Pasar Manado menetapkan pembayaran retribusi sebesar Rp 70 ribu.

Romi, salah satu pedagang bahan pokok, mengatakan keuntungan lebih besar berjualan menggunakan mobil pick up.

"Keuntungan lumayan besar dan cepat laku setiap jualnya," kata Romi.

Romi mengungkapkan, para pedagang yang menggunakan mobil pick up hanya berjualan pada pukul 03.00-07.00 Wita.

"Karena kami tidak menyewa lapak jadi, PD Pasar memberikan aturan boleh jualan tetapi dari pukul 03.00-07.00 Wita,"pungkasnya.

Hal senada diungkapkan Susi, salah satu pedagang buah. Susi mengatakan dirinya lebih memilih berjualan mengunakan mobil pick up karena banyak yang membeli.

"Lebih laku seperti ini pakai mobil pick up dari pada sewa lapak, tapi jam kita terbatas hanya 5 jam saya harus keluar dari pasar," tuturnya.

Menurut Susi sama saja pedagang yang berjualan yang menggunakan lapak dan menggunakan mobil pick up.

"Kita sama-sama dapat untung, justru kami hanya 5 jam. Pedagang yang menggunakan lapak mulai pukul 03.00-22.00 Wita," tutupnya.

Bayar Rp 70 Ribu, Sebagian Pedagang di Pasar Bersehati Manado Pilih Berjualan dengan Mobil Pick Up

Sebagian pedagang sayur, bahan pokok, dan buah di Pasar Bersehati Hebat, Manado, Sulawesi Utara, memilih berjualan menggunakan mobil pick up. 

Para pedagang ini beralasan tidak menyewa lapak,karena cukup ribet mengurus masalah administrasi. 

Belum lagi jika mendapat kios di lantai dua, barang dagangan sering tidak laku. 

Karena berjualan menggunakan mobil pick up, Perusahaan Daerah (PD) Pasar Manado menetapkan pembayaran retribusi sebesar Rp 70 ribu

Romi, salah satu pedagang bahan pokok, mengatakan keuntungan lebih besar berjualan menggunakan mobil pick up. 

"Keuntungan lumayan besar dan cepat laku setiap jualnya," kata Romi.

Romi mengungkapkan, para pedagang yang menggunakan mobil pick up hanya berjualan pada pukul 03.00-07.00 Wita. 

"Karena kami tidak menyewa lapak jadi, PD Pasar memberikan aturan boleh jualan tetapi dari pukul 03.00-07.00 Wita,"pungkasnya

Hal senada diungkapkan Susi, salah satu pedagang buah.

Susi mengatakan dirinya lebih memilih berjualan mengunakan mobil pick up karena banyak yang membeli. 

"Lebih laku seperti ini pakai mobil pick up dari pada sewa lapak, tapi jam kita terbatas hanya 5 jam saya harus keluar dari pasar," tuturnya.

Menurut Susi sama saja pedagang yang berjualan yang menggunakan lapak dan menggunakan mobil pick up. 

"Kita sama-sama dapat untung, justru kami hanya 5 jam. Pedagang yang menggunakan lapak mulai pukul 03.00-22.00 Wita," tutupnya.

Masyarakat Manado Sulawesi Utara Berburu Kebutuhan Sehari-hari di Pasar Bersehati Hebat

Ratusan masyarakat Manado berburu kebutuhan sehari-hari di Pasar Bersehati, Manado, Sulawesi Utara, Senin (14/11/2022) pagi.

Sejak dibuka, suasana Pasar Bersehati Hebat Manado, yang adalah pasar terbesar di Sulut selalu ramai pengunjung.

Pasar Bersehati ramai pada pukul 03.00-10.00 Wita, banyak masyarakat yang datang berbelanja.

Berdasarkan pengamatan Tribunmanado.co.id, ratusan masyarakat Manado memenuhi area pasar.

Terlihat masyarakat sibuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Ada yang membeli bahan pokok seperti cabai, tomat, bawang, dan sayur-sayuran.

Ada juga yang sibuk milih ikan dan daging segar.

Riska, salah seorang pembeli, mengatakan dirinya datang ke Pasar Bersehati untuk membeli ikan segar.

"Saya datang dari pukul 05.00 Wita tadi, kesini untuk beli ikan dasar," kata Riska.

Riska mengungkapkan alasannya datang ke pasar di pagi hari karena ia bisa mendapatkan ikan yang masih segar.

"Pengalamannya kalau pergi pasar pagi-pagi dapat ikan masih segar dan paling kalau pagi belum teralu panas," kata Riska.

Baca juga: Spesifikasi dan Harga HP Xiaomi Redmi 10 5G, Terbaru November 2022, Dibanderol Rp 2 Jutaan

Baca juga: Euforia Piala Dunia 2022, Bendera Italia Dikibarkan Bersama dengan Kain Hitam di Manado

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved