Sulawesi Utara

Waspada Mafia Pangan Beraksi Jelang Natal dan Tahun Baru, Wagub Steven Kandouw Minta Ditindak

Pemprov Sulawesi Utara mengantisipasi aksi kelompok mafia pangan atau kartel pedagang jelang Natal dan Tahun Baru.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Chintya Rantung
ryo noor/tribun manado
Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemprov Sulawesi Utara mengantisipasi aksi kelompok mafia pangan atau kartel pedagang jelang Natal dan Tahun Baru.

Mafia Pangan atau Kartel Pedagang merujuk ke oknum yang mencari untung tak wajar memanfaatkan momen Natal dan Tahun Baru.

Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw memberi catatan khusus untuk para Mafia pangan ini saat Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Jelang Natal dan Tahun Baru di Hotel Luwansa, Kota Manado, Rabu (16/11/2022).

"Ada namanya Mafia/Kartel melibatkan pedagang besar," ujar Steven Kandouw.

Ia pun membeber modus-modus kejahatan demi mencari keuntungan tak wajar

"Misalnya pelaku ini monopoli cuma yang bisa jual si A, B, C dan D," katanya.

Ada lagi modus posisi tempat jual.

"Yang mahal harganya di depan, harga yang murah paling belakang," bebernya.

Modus lainnya misalnya komoditi tertentu hanya hasil panen daerah tertentu yang bisa masuk, daerah lain ditolak.

Masih ada lagi modus, stok banyak tapi di tahan, saat harga mahal baru dilepas

"Ini bahaya harus diantisipasi," katanya.

Para pemain yang harus diantisipasi yakni Pedagang besar dan Kepala Pasar

"Kartel ini melibatkan pedagang besar dan kepala pasar. Kepala pasar ini bukan jabatan sembarang, jabatan uni strategis. Kalau Kepala Pasarnya bandit, kongkalikong dengan pedagang, harga dinaikkan ini bahaya," katanya.

Pedagang diimbau untuk mengambil untuk sewajarnya

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved