Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Liga Inggris

Cristiano Ronaldo Ungkap Cara Erik ten Hag dan MU yang Membuat Sang Bintang tak Nyaman

Cristiano Ronaldo membuat 5 pengakuan mengagetkan saat wawancaran dengan Piers Morgan. Wawancara Cristiano Ronaldo menjadi serangan eksplosif

Editor: Aswin_Lumintang
via Tribun Medan/Marca.com
Cristiano Ronaldo mengaku Manchester United memaksa dirinya keluar dan Pelatih Erik Ten Hag tidak menghormatinya. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, EURO - Cristiano Ronaldo membuat 5 pengakuan mengagetkan saat wawancaran dengan Piers Morgan.

 Wawancara Cristiano Ronaldo menjadi serangan eksplosif pada Manchester United dan Erik ten Hag.

Hal itu diungkap ke publik dalam sebuah wawancara dengan Piers Morgan atas perlakuan mereka terhadap Cristiano Ronaldo sejak dia kembali pada awal musim lalu.

Rekor Spesial Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2022, Bakal Setara Dua Legenda Jerman.
Rekor Spesial Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2022, Bakal Setara Dua Legenda Jerman. (Twitter)

Ada 5 pengakuan Ronaldo yang membuat banyak orang tercengang dalam wawancara tersebut.

Dengan wawancara itu, rasanya sulit untuk melihat kembali untuk Ronaldo setelah wawancara diskusi Ronaldodengan Piers Morgan diterbitkan pada Minggu malam.

Wawancara lengkap tidak akan dirilis hingga pertengahan pekan, tetapi baru sebagian saja ditayangkan, wawancara sudah cukup untuk membuat hubungan antara Ronaldo dan United berantakan.

Baca juga: Pembukaan Porprov Sulut 2022 di Bolmong Berlangsung Meriah

Baca juga: BREAKING NEWS, Pengendara Asal Tandengan Minahasa Sulawesi Utara Tewas Tertimpa Pohon di Pineleng

Ada banyak orang yang jadi sasaran Ronaldo.

Ten Hag, Wayne Rooney dan Ralf Rangnick semuanya menjadi sasaran kemarahan Ronaldo selama wawancara 90 menit, yang diberikan sang penyerang tepat sebelum dia terbang ke Piala Dunia.

Berikut 5 hal mencengangkan dari pengakuan Ronaldo dalam wawancara tersebut seperti dikutip dari Mirror Football.

1 Klub Memaksa Ronaldo untuk Keluar

Bisa dibilang ini adalah masalah terbesar yang disampaikan Ronaldo adalah bahwa dia merasa dipaksa keluar dari United oleh eksekutif senior klub.

Penyerang telah melihat waktu permainannya berkurang musim ini, dengan opsi lain lebih disukai oleh Ten Hag.

Dan Ronaldo kini merasa ada kekuatan di Old Trafford yang berusaha membuatnya pindah.

Dia juga mengaku merasa "dikhianati" dengan perlakuannya karena dia bersikeras mengatakan yang sebenarnya.

"Sejujurnya, saya seharusnya tidak mengatakan itu... tidak tahu... Tapi dengarkan saya tidak peduli, saya selalu... Orang harus mendengarkan kebenaran. Ya, saya merasa dikhianati dan saya merasakannya beberapa orang tidak menginginkan saya di sini, tidak hanya tahun ini tetapi tahun lalu juga," katanya.

Halaman
123
Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved