Renungan Kristen
Renungan Kristen, Minggu 13 November 2022, Amsal 24:32 TB: Pelajaran Berharga
Berikut Renungan Kristen, Minggu 13 November 2022, Amsal 24:32 TB tentang pelajaran berharga
TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan Kristen, Minggu 13 November 2022, Amsal 24:32 TB: Pelajaran Berharga
Amsal 24:32 TB
Aku memandangnya, aku memperhatikannya, aku melihatnya dan menarik suatu pelajaran.
PELAJARAN BERHARGA
Setiap kita mempunyai pengalaman-pengalaman yang dapat dijadikan sebagai suatu pelajaran atau peringatan penting dalam hidup ini.
Demikian pula dalam kehidupan kerohanian, kisah perjalanan umat Israel adalah kisah yang dapat menjadi pelajaran sangat penting untuk kita.
Di dalam perjalanan umat Israel keluar dari Mesir, hingga menuju Tanah Perjanjian adalah gambaran perjalanan kerohanian kita.
Ketika umat Israel melewati padang gurun, melewati Laut Merah, begitu juga kemenangan atas bangsa-bangsa kuat oleh tangan Tuhan yang perkasa.
Mereka akhirnya masuk di Tanah Perjanjian dengan hidup nyaman, tanpa gangguan, bahkan melimpah dengan segala hasil bumi.
Apa yang terjadi? Mereka lupa semua akan pertolongan Tuhan yang telah membawa mereka sampai di Tanah Perjanjian.
Inilah pelajaran penting bagi kita, yaitu bahaya kenyamanan yang membuat kita terlena dan akhirnya menjadi satu dengan dunia.
Tanpa kita sadari, perlahan-lahan dunia ini membawa kita menjauh dari Tuhan, kenikmatan membawa kita lupa apa yang pernah kita lakukan untuk menyenangkan Tuhan.
Tujuan hidup kita atau visi yang pernah kita terima dari Tuhan menjadi kabur atau gugur.
Padahal Tuhan membawa umat Israel dengan tujuan supaya mereka menjadi berkat untuk bangsa-bangsa, baik itu berkat secara materi dan juga berkat secara rohani sehingga bangsa-bangsa akan mengenal Tuhan yang telah menuntun mereka.
Banyak kisah di dalam sejarah kebangunan rohani juga demikian, ada beberapa tempat yang pernah mengalami lawatan Tuhan sehingga terjadi kebangunan rohani dan transformasi, namun setelah berjalannya waktu maka generasi selanjutnya di tempat itu jadi terbawa arus dunia.
Mereka tidak banyak diajarkan atau diwariskan tentang iman.