Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bolmong Sulawesi Utara

Penjabub Bolaang Mongondow Sulawesi Utara Hadiri Pengukuhan Bapak Asuh Anak Stunting

Penjabub Bolaang Mongondow Limi Mokodompit Sulawesi Utara Hadiri Pengukuhan Bapak Asuh Anak Stunting.

Penulis: Sujarpin Dondo | Editor: Rizali Posumah
HO
Penjabub Bolaang Mongondow Sulawesi Utara Hadiri Pengukuhan Bapak Asuh Anak Stunting 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Penjabat (Pj) Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Ir Limi Mokodompit MM hadiri kegiatan Audit Kasus Stunting, Rabu (9/11/2022).

Kegiatan dilaksanakan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP-KB) Bolmong.

Berlangsung di gedung kantor Desa Tungoi 1, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong, Sulawesi Utara.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS).

Kegiatan ini turut juga dihadiri para kepala-kepala dinas terkait serta unsur Forkopimda dan Camat.

Limi dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini tentunya merupakan tujuan bukan hanya tujuan kepala daerah namun juga tujuan dari pemimpin negara Indonesia.

"Penekanan kasus stunting ini bukan hanya merupakan tujuan saya sebagai daerah.

Namun juga merupakan salah satu dari beberapa arahan bapak presiden RI, Ir Joko Widodo," ucapnya.

Menurut Limi, bangsa akan kuat, cerdas dan berprestasi bila anak kita sejak usia dini sudah bisa bebas dari kata Stunting.

"Jangan pernah bermimpi memiliki SDM yang Cerdas, kuat dan berprestasi bila anak kita tidak dijaga sejak dini," ucapnya.

Limi berharap agar pengendalian dan penekanan angka stunting anak di Bolmong terus berjalan dengan maksimal.

"Saya harap kasus stunting di Kabupaten Bolmong bisa terus ditekan dan bisa menciptakan anak-anak dengan generasi emas," tutup Limi Mokodompit.

Penjabub Limi Mokodompit juga didampingi ketua TP-PKK Bolmong dalam kunjungan ini.

Cara mengecah stunting pada anak

Berikut lima cara mencegah stunting pada anak sebagaimana yang dilansir dari Kompas.com

Di mana lima cara mencegah stunting ini disarankan oleh Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes RI lewat laman resminya:

1. Memenuhi kebutuhan gizi sejak hamil

Tindakan yang relatif ampuh dilakukan untuk mencegah stunting pada anak adalah selalu memenuhi gizi sejak masa kehamilan.

Pemerintah menyarankan agar ibu yang sedang mengandung selalu mengonsumsi makanan sehat nan bergizi maupun suplemen atas anjuran dokter.

Selain itu, wanita yang sedang menjalani proses kehamilan juga sebaiknya rutin memeriksakan kesehatannya ke dokter atau bidan.

2. Beri ASI eksklusif sampai bayi berusia 6 bulan

Air susu ibu (ASI) dapat mengurangi peluang stunting pada anak berkat kandungan gizi mikro dan makro.

Oleh karena itu, ibu menyusui disarankan untuk tetap memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan kepada sang buah hati.

Protein whey dan kolostrum yang terdapat pada susu ibu pun dinilai mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi yang terbilang rentan.

3. Dampingi ASI eksklusif dengan MPASI sehat

Ketika bayi menginjak usia 6 bulan ke atas, maka ibu sudah bisa memberikan makanan pendamping ASI (MPASI).

Dalam hal ini pastikan makanan-makanan yang dipilih bisa memenuhi gizi mikro dan makro yang sebelumnya selalu berasal dari ASI untuk mencegah stunting.

WHO pun merekomendasikan fortifikasi atau penambahan nutrisi ke dalam makanan.

Di sisi lain, sebaiknya ibu berhati-hati saat akan menentukan produk tambahan tersebut.

Akan lebih baik jika orangtua berkonsultasi dulu dengan dokter untuk menentukan penambah nutrisi yang akan diberikan kepada anak.

4. Terus memantau tumbuh kembang anak

Orang tua perlu terus memantau tumbuh kembang anak mereka, terutama dari tinggi dan berat badan anak.

Bawa si kecil secara berkala ke Posyandu maupun klinik khusus anak.

Dengan begitu, akan lebih mudah bagi orangtua untuk mengetahui gejala awal, gangguan, maupun penanganan stunting jika terjadi.

5. Selalu jaga kebersihan lingkungan

Seperti yang diketahui, anak-anak sangat rentan akan serangan penyakit, terutama kalau lingkungan sekitar mereka kotor.

Faktor ini pula yang secara tak langsung dapat meningkatkan peluang stunting pada anak.

Diare dilaporkan menjadi faktor ketiga yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan tersebut.

Ini Persayaran Masuk PPPK Kotamobagu Sulawesi Utara, Sudah Ada 17 Pelamar

Residivis Kasus Judi Togel Online di Minsel Sulawesi Utara Berhasil Ditangkap Polisi

Gerard Pique Akhiri Karier di Barcelona dengan Kartu Merah, Bukan Karena Kasar tapi Mulut Kotor

 

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved