Manado Sulawesi Utara
Konsulat Jenderal Filipina Kunjungi Rudenim Manado Sulawesi Utara, Sampaikan Informasi Data Deteni
Konsulat Jenderal Filipina mengunjungi Rudenim Manado pada Kamis (27/10/2022). Mereka memastikan bahwa salah satu deteni bukan warga negara Filipina.
Penulis: Rhendi Umar | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Manado menerima kunjungan dari Konsulat Jenderal Filipina, Kamis (27/10/2022).
Kunjungan tersebut disambut oleh Kepala Sub Seksi Registrasi Rudenim Manado, Welmard Tahulending, dan Kepala Sub Seksi Administrasi dan Pelaporan Rudenim Manado, Junus Saturuma.
Pihak Konjen Filipina diwakili oleh Smith Anthony M De Los Angeles selaku Assistance-to-Nationals Officer Konjen Filipina, bersama Penerjemah, Franco Mawu.
Mereka datang untuk menyampaikan hasil pemeriksaan kewarganegaraan satu orang deteni dengan inisial FM yang berada di Rudenim Manado.
Berdasarkan surat yang dikeluarkan oleh Badan Statistik Filipina dan akta kelahiran, FM bukan merupakan warga negara Filipina.
"Dalam akta kelahiran tersebut juga diterangkan bahwa orangtua dari deteni FM merupakan warga negara Indonesia," jelasnya.
Baca juga: Profil Kang Ki Young, Sosok Jung Myeong Seok Drakor Extraordinary Attorney Woo Tayang di Netflix
Baca juga: Kecelakaan Maut, Seorang Penumpang Tewas, Tabrakan Adu Banteng 2 Sepeda Motor
Sebelumnya, Deteni FM ditangkap melalui PSDKP Bitung karena kasus illegal fishing dan diserahterimakan ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung untuk dimintai keterangan.
Setelah semua pemberkasan dan verifikasi dilakukan, deteni FM diserahkan ke Rudenim Manado pada awal Bulan Juli 2022 agar lebih mudah untuk berkoordinasi ke konjen Filipina.
Sementara itu, Kepala Sub Seksi Administrasi dan Pelaporan, Junus Saturuma menerangkan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Divisi Keimigrasian dan Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Sulawesi Utara terkait dengan status kewarganegaraan deteni tersebut.

"Pada kesempatan ini juga Konsulat Jenderal mengunjungi dua deteni Filipina yang berada di Rudenim Manado dan langsung menanyakan kondisi kesehatan para deteni, serta pihaknya akan mengusahakan agar segera dilakukan proses pendeportrasian dalam waktu dekat ini," jelasnya.(*)